Universitas Airlangga (UNAIR) terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat baik dalam bidang pendidikan, penelitian, kesehatan, pendampingan, dan sebagainya dalam mencapai visi dan misi serta tujuan mulia universitas.
Milestone Universitas Airlangga menggambarkan perjalanan dan pencapaian penting Universitas Airlangga sejak didirikan pada tahun 1954 hingga menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Setiap tonggak sejarah mencerminkan komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas kolaborasi internasional untuk mendukung terciptanya sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global.
Baca narasi perjalanan dan pencapaian penting Universitas Airlangga berdasarkan tahun.
Milestone 1851 - 1945
1851
Dokter Djawa School (Sekolah Dokter Jawa) didirikan di Batavia.
Pada tahun 1945, berakhirlah kependudukan Jepang, lalu pemerintah RI mengambil alih dan mengganti namanya menjadi Perguruan Tinggi Kedokteran RI.
Milestone 1945 - 2000
1954
- Fakultas Kedokteran dan Lembaga Kedokteran Gigi di Surabaya
- Fakultas Hukum Sosial dan Politik Surabaya
- Perguruan Tinggi Pendidikan Guru di Malang
- Fakultas Ekonomi di Surabaya
1961
Rektor II (1961-1965)
Prof. dr. Mohammad Toha Ronodipuro menjabat sebagai rektor pertama Universitas Airlangga periode tahun 1961-1965.
1964
1965
Rektor III (1965-1966)
Kolonel CKH. Chasan Doerjat, SH. menjabat sebagai rektor ketiga Universitas Airlangga periode tahun 1965-1966. Berlatar belakang sarjana hukum, ia menjabat saat Republik Indonesia dalam masa peralihan dari orde lama ke orde baru. Ia juga sebagai anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Airlangga 1963-2002.
1966
Rektor IV (1966-1974)
Mayjen. Prof. Dr. Eri Soedewo, dr. menjabat sebagai rektor keempat Universitas Airlangga periode tahun 1966-1974. Ia merupakan seorang spesialis bedah toraks lulusan Universitas Lunda (1959-1960) dan Universitas Uppsala (1963-1964), Swedia. Sebelum menjadi rektor, ia aktif sebagai dokter militer. Mulai di Batalyon Kerawang, Cikampek, Purwakarta, sampai Siliwangi.
1972
Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) berdiri.
1974
Rektor V (1974-1975)
Prof. R. Kwari Setjadibrata, dr. Sp. A menjabat sebagai rektor kelima Universitas Airlangga periode tahun 1974-1975. Ia sempat mengikuti tugas belajar ke Harvard Medical Center Boston dan Eisenhower Fellowship, USA, (1954-1955). Sebelum menjadi rektor, ia sempat menjabat sebagai anggota MPRS (Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara) di Jakarta (1968-1971).
1976
Rektor VI (1976-1980)
Prof. Abdul Gani, SH., MS. menjabat sebagai rektor keenam Universitas Airlangga periode tahun 1976-1980. Ia merupakan seorang lulusan Master of Science in Public Administration di University of Colorado, USA, (1963). Selain sebagai akademisi, ia aktif dalam keorganisasian internasional ASEAN Law Assocation (1980) dan anggota Law Asia (1973).
1977
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berdiri.
1980
Rektor VII (1980-1984)
Prof. Dr. dr. Marsetio Donosepoetro menjabat sebagai rektor ketujuh Universitas Airlangga periode tahun 1980-1984. Ia merupakan akademisi lulusan luar negeri. Di antaranya, Pendidikan Hospital Management di Leiden, Belanda; Pendidikan di University Management di OHIO University, USA; Pendidikan Research Management di University Los Panjos, Manila, Filipina; dan Doctor of Science di OHIO University, AS.
1984
1993
Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) berdiri.
Rektor IX (1993-1997)
Prof. Dr. H. Bambang Rahino S menjabat sebagai rektor kesembilan Universitas Airlangga periode tahun 1993-1997. Ia sempat mengenyam pendidikan di luar negeri di Post Graduate Course in Anatomy, Portland Medical School, Oregon, USA. Selain sebagai akademisi, ia aktif di organisasi Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia (PAAJ) 1970 dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) 1962.
1997
Prof. H. Soedarto, ctr., DTM&H.,Ph.D menjabat sebagai rektor kesepuluh Universitas Airlangga periode tahun 1997-2001. Ia sempat mengenyam pendidikan di luar negeri di Mahido University of Bangkok pada 1971. Ia juga aktif anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Perkumpulan Pemberantasan Penyakit Parasit Indonesia (P4I), Perhimpunan Alergi dan Imunologi Indonesia, dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia.
1998
Fakultas Sastra berdiri.
Milestone 2000 - 2026
Fakultas Sastra menjadi Fakultas Ilmu Budaya (FIB).
Fakultas Keperawatan (FKp) sebagai pengembangan dari Program Studi Ilmu Keperawatan pada Fakultas Kedokteran berdiri.
Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) sebagai pengembangan dari Program Studi Budidaya Perikanan pada Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) berdiri.
2012
2014
2015
2017
2019
2020
2021
2023
2023