Universitas Airlangga Official Website

Fadly Bagikan Pengalaman Jalani Perkuliahan Berkelas Dunia lewat Program DiscoverNUS

Ridhwan Fadly Saputra lolos seleksi program DiscoverNUS Programme 2025 di Singapura, berfoto bersama delegasi lain dari berbagai negara Foto: Dok. Pribadi)
Ridhwan Fadly Saputra lolos seleksi program DiscoverNUS Programme 2025 di Singapura, berfoto bersama delegasi lain dari berbagai negara Foto: Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Kabar membanggakan datang dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Universitas Airlangga (UNAIR). Ridhwan Fadly Saputra, mahasiswa Sistem Informasi angkatan 2022, lolos seleksi DiscoverNUS Programme 2025 di Singapura. ​Program bergengsi ini merupakan kesempatan emas bagi Fadly untuk merasakan pengalaman belajar di salah satu universitas terbaik dunia. Yaitu National University of Singapore (NUS), selama satu semester penuh.

Tahap Seleksi

Program ini akan berlangsung dari Agustus hingga Desember 2025. ​Fadly tidak sendirian. Ia menjadi bagian dari delapan delegasi terbaik yang dipilih dari berbagai jurusan dan angkatan di UNAIR. Seleksi dokumen ini mencakup beberapa berkas penting, seperti motivation letter, skor English Proficiency Test (EPT), Kartu Hasil Studi (KHS), serta sertifikat organisasi dan prestasi.

“Tahap dokumen ini adalah kunci kelulusan. Mahasiswa yang berhasil melewati tahapan ini akan direkomendasikan untuk menjadi delegasi resmi dalam program Discover NUS. Ini adalah kesempatan emas untuk merasakan langsung atmosfer akademik di National University of Singapore (NUS) dan menjalin jejaring global,” ujarnya.

Pembelajaran Proyek dan Diskusi Interaktif

Fadly tergabung dalam Computer Science pada Faculty School of Computing. Mata kuliah yang ia ambil meliputi Pengembangan Platform dan Arsitek Bisnis Digital serta Implementasi AI Sistem pada Tata Kelola Governance.

“Rata-rata course yang saya ambil itu berupa team discussion and team-based project. Kami mendapatkan studi kasus atau problem untuk kami selesaikan secara berkelompok dan kami presentasikan di setiap pertemuan,” jelas Fadly. 

Ridhwan Fadly Saputra lolos seleksi program DiscoverNUS Programme 2025 di Singapura, berfoto bersama delegasi lain dari berbagai negara Foto: Dok. Pribadi)
Ridhwan Fadly Saputra (posisi ketiga dari kanan) berfoto bersama delegasi lain dari berbagai negara Foto: Dok. Pribadi)

Metode ini, yang menekankan brainstorming dan diskusi intensif, memungkinkan mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga menerapkan solusi secara langsung. Dosen di fakultas ini juga mendorong interaksi dua arah, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Pendekatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan analisis, pemecahan masalah, dan kerja tim yang merupakan soft skill krusial bagi calon profesional di bidang teknologi.

Jejaring Global yang Berharga

Pengalaman belajar di kancah internasional tidak hanya tentang memperluas wawasan akademis, tetapi juga memperkaya pemahaman budaya. Lingkungan kampus, di mana jumlah mahasiswa internasional dari berbagai negara dominan, membuka peluang besar untuk pertukaran budaya yang tak ternilai.

“Di sini, suasana perkuliahannya sangat berbeda. Kami tidak hanya merasakan cara mengajar yang lain, tetapi juga satu kelas dengan banyak mahasiswa pertukaran dari berbagai dunia,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa pertukaran budaya yang terjadi tidak hanya terbatas pada budaya Singapura. Tetapi juga banyak budaya lain yang dibawa oleh para mahasiswa pertukaran.

Pengalaman ini memberikan perspektif baru bagi Fadly. Program ini menjadi poin penting dari sudut pandang ilmu pengetahuan baru, karena basis pembelajarannya sudah dalam skala internasional. “Selain itu, pengetahuan budaya yang kami dapatkan sebagai tim proyek juga sangat seru, karena adanya perbedaan latar belakang negara,” jelasnya. Proyek kelompok yang mempertemukan mahasiswa dari Jepang, Amerika, dan Eropa menjadi ajang saling mengenal tradisi, cara pandang, dan metode kerja yang berbeda, memperkaya dinamika belajar.

​Program di NUS juga membuka pintu menuju peluang lanjutan yang menarik. Mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan untuk melanjutkan studi melalui NUS ASEAN Master Scholarship. Pasalnya, beasiswa tersebut memang bertujuan mendukung talenta-talenta terbaik dari negara-negara ASEAN. Kesempatan ini menjadi motivasi tambahan bagi para mahasiswa untuk berprestasi dan membangun jaringan yang kuat selama masa studi mereka di NUS.

Penulis: Arifatun Nazilah

Editor: Yulia Rohmawati