Universitas Airlangga Official Website

Choirul Amin Beberkan Strategi Digital Ekspor bagi UMKM UNAIR

Penyampaian Materi oleh Choirul Amin pada Webinar 2 Go World Export (Foto: Tsabita Nuha Zahidah)
Penyampaian Materi oleh Choirul Amin pada Webinar 2 Go World Export (Foto: Tsabita Nuha Zahidah)

UNAIR NEWS – Bagi UMKM, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan jalan utama untuk menembus pasar dunia. Menyadari pentingnya hal itu, ) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar Webinar Go World Export 2025 edisi kedua pada Minggu (7/9/2025).

Dengan menghadirkan Choirul Amin, Direktur PT Inovasi Global Sinergi sekaligus praktisi ekspor, kegiatan itu mengulas Optimalisasi Strategi Digital dalam Ekspor untuk Menarik Buyer Internasional. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komunitas Program Mahasiswa Wirausaha (KPMW) dan BEM Ekonomi Kreatif Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR.

Choirul Amin menekankan bahwa pelaku UMKM perlu membangun kehadiran digital yang kuat agar mampu dilirik pembeli internasional. Ia menjelaskan bahwa buyer global mencari produk melalui marketplace B2B, website, dan portofolio digital. “Kalau tidak muncul secara digital, peluang kita kecil untuk dilirik buyer global,” ujarnya.

Menurutnya, digital branding menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan. UMKM harus menampilkan produk secara jelas, mulai dari spesifikasi, sertifikasi, hingga foto berkualitas. “Buyer butuh keyakinan, jadi digital presence harus meyakinkan sejak awal,” jelasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya kesiapan dokumen ekspor. Legalitas dan perizinan harus lengkap agar transaksi dapat berjalan lancar. “UMKM harus siap dari sisi dokumen dan perizinan, karena buyer akan memeriksa itu sebelum melakukan transaksi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Choirul juga membagikan lima langkah praktis agar para UMKM dan calon eksportir siap melakukan bisnis ekspor. Pertama, melengkapi legalitas usaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB). Kedua, menyiapkan sertifikasi internasional sesuai kebutuhan produk. Ketiga, melakukan riset pasar dan membangun branding. Keempat, menyiapkan logistik dan harga sesuai standar global. Terakhir, mengoptimalkan digitalisasi pemasaran.

“Proses ekspor harus dilalui dengan bertahap. Jangan instan. Mulai dari skala kecil dulu, sambil membangun pengalaman dan jaringan,” pesannya. Ia juga mendorong UMKM untuk aktif menjalin relasi bisnis agar ekspor dapat berkelanjutan.

Ia memotivasi peserta  bahwa digitalisasi membuka pintu besar menuju pasar global. Jika UMKM konsisten berproses, peluang ekspor nyata bisa diraih.

Penulis: Tsabita Nuha Zahidah

Editor: Khefti Al Mawalia