Universitas Airlangga Official Website

Duta FISIP UNAIR Bekali Calon Penerus Kiat Public Speaking

Foto bersama pemateri, peserta, dan panitia. (Foto: Istimewa)
Foto bersama pemateri, peserta, dan panitia. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Paguyuban Duta FISIP UNAIR menggelar Public Speaking Class sebagai bagian dari rangkaian Roadshow Pemilihan Duta FISIP 2025. Acara itu bertujuan membekali para calon duta dengan kepercayaan diri dan teknik untuk memikat audiens, sesuai dengan tajuk acara Mastering the Stage: How to Build Your Confidence and Captivate Your Audience.

Kegiatan itu berlangsung pada Jumat (5/9/2025) melalui zoom meeting dengan menghadirkan Duta FISIP UNAIR 2024, yakni Muhammad Irham Arrasyid dan Mutiara Diva sebagai pemateri.

Irham mengatakan bahwa public speaking bukan sekadar gaya berbicara, melainkan sebuah seni untuk mempengaruhi. Kemampuan ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan diri, membuka peluang karir, serta menjadi sarana untuk menyebarkan ide dan inspirasi. Para peserta diajak untuk mengenali berbagai tantangan umum seperti rasa takut dinilai, grogi fisik, dan penggunaan kata-kata pengisi (filler words).

“Kemampuan ini penting untuk meningkatkan kepercayaan diri, membuka peluang karir, serta menyebarkan ide dan inspirasi,” ungkap Irham.

Untuk mengatasinya, Irham menekankan pentingnya mengubah pola pikir. Beberapa di antaranya adalah memandang audiens sebagai teman diskusi, meyakini bahwa membuat kesalahan adalah hal yang wajar, dan menyadari bahwa energi positif dapat menular.

Secara teknis, Diva  menegaskan pentingnya memahami konten secara mendalam agar tidak hanya sekedar menghafal teks yang berisiko menyebabkan lupa total (blank) di tengah presentasi. Peserta juga dibekali cara melatih aspek delivery yang mencakup intonasi, kejelasan bicara (clarity), dan bahasa tubuh (body language).

“Kunci utamanya adalah pahami materi, jangan sekadar hafal. Kalau kita hanya menghafal per kata, risikonya saat kita lupa sedikit bisa langsung blank total,” papar Duta Diva.

Salah satu metode yang dibagikan adalah menganalisis gaya berbicara para Presiden RI, mulai dari gaya orator Soekarno yang berapi-api hingga gaya membumi Joko Widodo. Diharapkan, melalui kegiatan ini para calon Duta FISIP 2025 dapat merepresentasikan fakultas dan universitas dengan kemampuan komunikasi yang mumpuni.

Penulis: Ahmad Abid Zhahiruddin

Editor: Khefti Al Mawalia