Anak dengan Cerebral Palsy atau lebih dikenal dengan CP adalah anak yang mengalami gangguan motorik akibat kerusakan pada bagian otak yang mengontrol gerakan dan postur tubuh. Kondisi ini biasanya muncul sejak bayi atau masa kanak-kanak dan dapat memengaruhi kemampuan bergerak, keseimbangan, serta koordinasi otot. Gejala yang umum meliputi kekakuan otot, kelemahan otot, kesulitan berjalan atau berbicara, serta kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari. Meskipun cerebral palsy tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, penanganan melalui terapi fisik, okupasi, dan pengobatan medis dapat membantu meningkatkan kualitas hidup anak dan mendukung perkembangannya.
Keluarga yang memiliki anak CP membutuhkan satu kata penting yaitu “Penerimaan”. Penerimaan memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan pengasuhan anak CP. Tinjauan kami atas hasil literature review mengenai penerimaan keluarga menemukan bukti bahwa penerimaan keluarga merupakan faktor protektif atau kekuatan dalam menghadapi tantangan pengasuhan (Fernández-Alcántara dkk., 2015; Earde dkk., 2018; Galasyuk dan Mitina, 2018; Dieleman dkk., 2019; Mohamed Madi dkk., 2019; Tsibidaki, 2020; Dickinson, 2021)
Penerimaan keluarga pada anak CP memiliki tiga aspek dasar, yaitu penerimaan oleh orang tua, penerimaan oleh keluarga, dan penerimaan oleh masyarakat; dan masing-masing saling berkaitan. Penerimaan orang tua dan keluarga terhadap anak CP merupakan proses yang panjang dan penuh emosi. Dukungan sosial, keyakinan spiritual, budaya, dan situasi keuangan keluarga merupakan faktor-faktor inti yang memengaruhi pembentukan penerimaan.
Simpulan
Penerimaan keluarga berperan dalam mendukung kekuatan dan fungsi keluarga, yang pada gilirannya dapat meminimalkan stigma dan diskriminasi sosial terhadap anak CP. Penerimaan merupakan proses yang panjang dan dinamis.
Penulis: Nurul Hartini (Tim Peneliti)
Informasi detil dari tulisan ini dapat dilihat pada tulisan kami:
Challenges and acceptance of families caring for children with cerebral palsy: a scoping review
Andromeda
Fakultas Ilmu Pendidikan & Psikologi, Universitas Negeri Semarang Indonesia.
Nurul Hartini, Suryanto
Faculty of Psychology, Universitas Airlangga, Surabaya – Indonesia.
International Journal of Care and Caring
doi.org/10.1332/23978821Y2024D000000060
Volume 9 (2025): Issue 2 (May 2025)
in International Journal of Care and Caring
Pages: 359-375
Online ISSN: 2397-883X
Print ISSN: 2397-8821





