Universitas Airlangga Official Website

BEM FEB Fasilitasi Informasi Kerja Melalui Career Day

BEM FEB Fasilitasi Informasi Kerja Melalui Career Day. (Dok. Pribadi)

UNAIR NEWS – Departemen Hubungan Luar (Hublu) dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga menggelar kegiatan “Career Day” pada Rabu (19/09). Acara berisi informasi kesempatan kerja itu bertempat di Aula Soepoyo FEB lt 3, Kampus B UNAIR.

“Kami menyelenggarakan acara Career Day untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Oleh karena itu, kami memfasilitasi acara tersebut untuk mengetahui cara melamar pekerjaan dan informasi serupa,” ujar Iqbal Mutashawif, ketua pelaksana Career Day.

Narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan itu adalah Dewi Melani, M.Psi dari Recruitment and Organizational Development Officer PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. dan Rizky Supriadi SE, AK., MBA dari PT. Graha Mukti Indah. Tidak hanya narasumber yang berpengalaman, tetapi para peserta juga dapat mengkonsultasikan karir mereka. Seperti, perencanaan karir hingga informasi lowongan kerja.

Melani, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa setiap perusahaan menetapkan kriteria dalam mencari pekerja. Meliputi kemampuan umum, gaya kerja, kepribadian, dan juga kepemimpinan.

Dalam melamar pekerjaan perlu melewati beberapa tahap, antara lain tes administrasi, psikotes, online assessment, focus group discussion (FGD), dan tes wawancara.

Menurutnya, dalam melamar pekerjaan, lengkapi dengan CV yang menarik dan tidak terdiri dari berlembar-lembar. Karena waktu recruitmen, HRD (Human Resources Development) membaca hanya 5-7 detik. Maka, buat impresi yang bagus. Tulis identitas umum pribadi (easy to find), tulis pengalaman yang ingin anda ‘jual’ (keep in current), dan katakan yang sesungguhnya.

“Ada kesalahan yang sering ditemui dalam focus group discussion(FGD). Tidak membaca soal, tidak mendengar efektif, tidak mengikuti jalannya diskusi dengan baik, dan pelamar hanya mengulang jawaban peserta yang lain. Sehingga menyebabkan kegagalan dalam tes pekerjaan,” tegas Dewi Melani kelahiran Surabaya, 24 Juli 1990.

Sementara itu, Rizky Supriadi, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR menuturkan bahwa manusia diciptakan sebagai pemimpin. Maka, perbanyak eksplorasi, ilmu, networking, dan skill. Karena manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal.

“Dunia ini luas, era berubah. Perusahaan kesulitan dalam mencari karyawan, karyawan kesulitan mencari pekerjaan,” tandasnya.

Menurut Rizky, saat ini banyak pekerjaan dengan posisi kosong, seperti fund manager, maritim economist, online marketing, kantor akuntan publik, information system analyst, hydge fund forwarding, export import, freight, dan logistic. (*)

Penulis : Rolista Dwi Oktavia

Editor: Binti Q. Masruroh