Universitas Airlangga Official Website

Pengaruh Beberapa Jenis Tulang (Ikan Air Tawar dan Laut) terhadap Densitas Tulang Hewan Coba Osteoporosis yang diinduksi Kortikosteroid

Ilustrasi Limbah Tulang Ikan (Foto: ANTARA)
Ilustrasi Limbah Tulang Ikan (Foto: ANTARA)

Peningkatan risiko kejadian osteoporosis dapat disebabkan oleh pemenuhan konsumsi kalsium dalam makanan yang rendah. Hal ini dikarenakan tingkat absorpsi dalam tubuh yang kurang optimal sebagai akibat dari ukuran senyawa yang besar. Nanonisasi merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan solubilitas sehingga tingkat penyerapan senyawa kalsium dalam tubuh lebih optimal. Pemenuhan kalsium masih didominasi oleh produk berbasis susu yang cenderung mahal dan mengandung allergen. Pemanfaatan tulang ikan (air laut dan tawar) mampu menjadi solusi karena kandungan bioavailabilitas kalsium serta sebagai upaya mengurangi food waste.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nanokalsium berbasis tepung tulang ikan (lele, gabus, tongkol, kakap) mampu mengurangi ukuran partikel tepung, meningkatkan kandungan zat gizi dan mineral, serta memaksimalkan absorpsi kalsium pada hewan coba. Hasil intervensi terbaik yaitu berupa pemberikan nanokalsium tepung tulang ikan kakap (milling) yang memiliki dampak positif berupa peningkatan panjang badan (PB), IMT (indeks massa tubuh), serum kalsium, magnesium, dan fosfor pada hewan coba diinduksi osteoporosis. Selain itu, nanokalsium berbasis tepung tulang ikan lele merupakan intervensi terbaik untuk meningkatkan densitas tulang,

Penulis             : Annis Catur Adi, Wizara Salisa, Sri Fatmawati, Emyr Reisha Isaura, Heni Rachmawati

Dimuat di        : Journal of Bone Metabolism Volume 32, No 2, April 2025https://e-jbm.org/journal/view.php?doi=10.11005/jbm.24.819