UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar UNAIR Bersholawat sebagai rangkaian Hari Jadi ke-53 IKA UNAIR dan Dies Natalis ke-71 UNAIR. Kegiatan tersebut terselenggara pada Kamis (27/11/2025) di Halaman Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR.
UNAIR Bersholawat yang merupakan acara tahunan ini berlangsung khidmat, dengan menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf. Selain itu, hadir pula Gubernur Jawa Timur sekaligus Ketua IKA UNAIR Dr (HCUA) Khofifah Indar Parawansa, jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, alumni, serta masyarakat umum dari berbagai daerah.
Perkuat Cinta kepada Nabi Muhammad SAW
Dalam sambutannya, Rektor UNAIR Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin mengucapkan terima kasih atas kehadiran Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang kembali memimpin sholawat di kampus UNAIR. Ia menilai kehadiran Habib adalah bentuk kecintaan terhadap tempat para penuntut ilmu.
“Ini merupakan ke sekian kalinya Habib Syech hadir di kampus tercinta kita. Kehadiran beliau membuktikan bahwa Habib mencintai tempat orang-orang yang gemar menuntut ilmu. Terima kasih, Habib,” ujar Prof Madyan. Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada Dr Khofifah Indar Parawansa yang menginisiasi acara ini melalui IKA UNAIR.
Dalam sambutannya, Prof Madyan menegaskan bahwa hadirnya ribuan jamaah merupakan bukti kecintaan semua hadirin kepada Nabi Muhammad SAW. “Kehadiran kita adalah wujud cinta kepada baginda Nabi besar Muhammad SAW, yang telah membawa kita dari jalan kegelapan menuju jalan penuh ridho Allah SWT. Semoga kita semua mendapatkan syafaat beliau di hari akhir,” jelasnya.
Rektor juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyelenggaraan acara, serta menutup sambutan dengan doa agar kegiatan membawa keberkahan bagi seluruh peserta.
Doa dan Harapan bagi UNAIR ke Depan
Ketua IKA UNAIR sekaligus Gubernur Jawa Timur, Dr (HCUA) Khofifah Indar Parawansa, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran UNAIR sebagai pusat lahirnya para ilmuwan dan pemimpin masa depan. Ia menyampaikan bahwa memasuki usia ke-71, UNAIR perlu mempertahankan tradisi keilmuan yang kuat dan berdampak bagi pembangunan bangsa.

“Universitas Airlangga yang kini memasuki usia ke-71 harus terus menjadi rumah bagi lahirnya para ilmuwan dan pemikir masa depan. Saya percaya, UNAIR memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi yang berkontribusi bagi Indonesia,” ujar Khofifah.
Selain itu, Khofifah turut menyampaikan doa dan harapan khusus untuk mahasiswa UNAIR. Ia meminta kepada Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf agar mendoakan seluruh mahasiswa agar diberikan kemudahan dalam proses akademik.
“Saya juga memohon kepada Habib Syech, semoga para mahasiswa UNAIR diberi kemudahan, kelancaran, dan kepintaran dalam menempuh studinya. Mudah-mudahan Allah memberi jalan terbaik bagi seluruh putra-putri bangsa yang menuntut ilmu di kampus ini,” tutupnya
Penulis: Samudra Luhur
Editor: Yulia Rohmawati





