UNAIR NEWS – Organisasi Bidikmisi dan KIP-Kuliah (AUBMO) Universitas Airlangga (UNAIR) secara resmi menyelenggarakan acara pelepasan volunteer kegiatan KIP-K Goes to School 2025. Acara berlangsung pada Jumat (19/12/2025) di Hall Rektorat Lantai 1, Gedung Rektorat Kampus MERR-C, UNAIR. Menghadirkan Wakil Rektor Bidang I beserta jajaran pimpinan.
Tahun ini, KIP-K Goes to School mengusung tema Dari Keterbatasan Menjadi Kekuatan, dari Harapan Menjadi Masa Depan, sebagai wujud semangat mahasiswa dalam menginspirasi generasi muda di daerah asal mereka.
Ciptakan Atmosfer Positif
Wakil Rektor bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Prof Mochammad Amin Alamsjah Ir MSi PhD dalam sambutannya menyampaikan bahwa para volunteer merupakan orang pilihan yang berhasil lolos seleksi masuk UNAIR sekaligus memperoleh fasilitas beasiswa dari pemerintah melalui program KIP-K. Oleh karena itu, rasa syukur atas kesempatan tersebut harus diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara melalui kegiatan KIP-K Goes to School 2025.
“Tugas utama kalian ada dua. Pertama, menyosialisasikan UNAIR dan menunjukkan bahwa kampus ini adalah kampus kelas dunia, dan sangat inklusif. Kedua, tunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang menempuh pendidikan tinggi, bagikan pengalaman pribadi anda untuk menambah motivasi para siswa,” ujar Prof Amin.
Lebih lanjut, Prof Amin menekankan tiga hal yang menjadi pegangan untuk meraih kesuksesan. Yakni, kemauan, kemampuan, dan kesempatan yang dimiliki. “Saya berharap, pelepasan volunteer ini dapat menciptakan atmosfer positif, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dengan adanya informasi kepada para siswa yang masih terbatas ekonominya,” lanjutnya.
Prof Amin berpesan agar mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan dengan penuh tanggung jawab. “Tunjukkan bahwa mahasiswa UNAIR tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki karakter santun dan rendah hati,” pungkasnya. Selanjutnya, secara simbolis dilakukan penyematan ID Card oleh Prof Amin, menandai resmi dimulainya kegiatan KIP-K Goes to School 2025 yang akan berlangsung di berbagai daerah Indonesia.

Mutiara UNAIR dengan Misi Mulia
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan, Dr Eko Supeno Drs MSi memaparkan bahwa sebanyak 103 volunteer resmi dilepas untuk mengikuti program KIP-K Goes to School 2025. “Para mahasiswa KIP-K adalah mutiara-mutiara UNAIR yang memiliki misi mulia. Jangan pernah berpikir susah, jangan sedih, jangan merasa kecil. Kalian adalah mutiara-mutiara UNAIR,” tegasnya.
Kegiatan KIP-K Goes to School 2025 menjangkau 18 kabupaten/kota di Jawa Timur, lima kabupaten di Jawa Tengah, serta daerah lainnya seperti Bandung, DKI Jakarta, dan Kayong Utara, Kalimantan Barat. Menurut Dr Eko, misi volunteer ini merupakan bentuk sedekah dan amal saleh yang berkelanjutan.
“Tidak ada alasan anak Indonesia tidak kuliah. Kalian adalah duta-duta pendidikan yang mencari dan memotivasi mutiara-mutiara lain agar terus berprestasi,” jelasnya.
Terakhir, Dr Eko berharap melalui kegiatan ini para volunteer dapat membantu orang tua, membangun kepercayaan diri siswa, serta meyakinkan publik bahwa UNAIR selalu terbuka bagi semua anak bangsa. “Anak-anak Bidikmisi ini memang tidak pernah berhenti mengabdi. Jadi, selain membantu orang lain, mereka menunjukkan bahwa menempuh pendidikan tinggi bukan halangan,” pungkasnya.
Penulis: Bethari Sri Indrajayanti
Editor: Khefti Al Mawalia





