Universitas Airlangga Official Website

Mahasiswa BBK UNAIR Hadirkan Taman Edukasi Sekolah untuk Perkuat Literasi dan Numerasi Siswa SD

Mahasiswa BBK-7 Universitas Airlangga mendampingi siswa kelas II SD di Desa Grajagan saat pelaksanaan program Taman Edukasi Sekolah (TES) melalui kegiatan membaca bersama dan permainan literasi numerasi di ruang kelas. (Foto : tim BBK)
Mahasiswa BBK-7 Universitas Airlangga mendampingi siswa kelas II SD di Desa Grajagan saat pelaksanaan program Taman Edukasi Sekolah (TES) melalui kegiatan membaca bersama dan permainan literasi numerasi di ruang kelas. (Foto : tim BBK)

UNAIR NEWS – Kemampuan literasi dan numerasi dasar merupakan fondasi penting dalam proses pembelajaran siswa sekolah dasar. Keterampilan membaca, menulis, dan berhitung tidak hanya menjadi bekal akademik, tetapi juga berperan dalam membentuk pola pikir dan kemampuan pemecahan masalah sejak dini. 

Namun, rendahnya minat belajar anak serta keterbatasan metode pembelajaran konvensional masih menjadi tantangan di berbagai sekolah dasar, khususnya di wilayah pedesaan. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa BBK-7 Universitas Airlangga untuk menghadirkan inovasi pembelajaran melalui Program Taman Edukasi Sekolah (TES).

Program Taman Edukasi Sekolah berlangsung pada Senin (19/1/2026) pukul 08.00–10.00 WIB di ruang kelas SD Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan itu menyasar siswa kelas II sekolah dasar dengan pendampingan langsung dari mahasiswa BBK-7 UNAIR. TES dirancang sebagai bentuk pembelajaran non-formal yang menekankan pada penguatan literasi dan numerasi dasar melalui pendekatan yang menyenangkan dan interaktif.

Penanggung jawab kegiatan, Adinda Deskya Putri Setiawan, menjelaskan bahwa Taman Edukasi Sekolah bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih ramah anak. Menurutnya, proses belajar yang menyenangkan dapat membantu siswa lebih mudah memahami materi dan berani untuk aktif berpartisipasi.

“Kami ingin siswa merasa nyaman dan senang saat belajar, sehingga mereka tidak merasa tertekan dan dapat menerima materi dengan lebih baik,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan TES meliputi aktivitas membaca melalui metode mendongeng dan membaca bersama, latihan menulis kreatif dan fungsional, serta permainan numerasi dasar yang melibatkan kerja kelompok. Melalui aktivitas tersebut, siswa diajak untuk belajar sambil bermain sehingga proses pembelajaran terasa lebih dekat dengan dunia anak.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan tersebut dipilih untuk menumbuhkan minat belajar siswa sejak dini. “Kami mengemas materi literasi dan numerasi dalam bentuk permainan dan aktivitas kreatif agar siswa tidak merasa bosan. Dengan cara ini, anak-anak bisa belajar dengan lebih aktif dan percaya diri,” jelasnya.

Pelaksanaan Program Taman Edukasi Sekolah ini harapannya mampu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi dasar siswa sekaligus menumbuhkan minat belajar sejak dini. Selain itu, kegiatan itu juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk berkontribusi langsung dalam dunia pendidikan dasar.

Program TES sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan akses pembelajaran yang inklusif dan bermutu. Melalui Taman Edukasi Sekolah, mahasiswa BBK-7 UNAIR menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah dasar.

Penulis : Dheva Yudistira Maulana

Editor : Khefti Al Mawalia