Universitas Airlangga Official Website

Kolaborasi BBK 7 UNAIR dengan Puskesmas Saradan Edukasi TBC

UNAIR NEWS –  Mahasiswa KKN-BBK 7 melaksanakan program pembelajaran kesehatan bertajuk TANGGUH TBC (Teman Anak Tangguh Hadapi Tuberkulosis) di SDN Sidorejo 02, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Selasa (13/1/2026). Program ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 sebagai upaya meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap penyakit tuberkulosis sejak usia dini.

Kegiatan dimulai dengan senam pagi bersama yang dilaksanakan di lingkungan sekolah. Aktivitas ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat serta membangun semangat siswa sebelum mengikuti sesi pembelajaran. Setelah senam selesai, seluruh siswa diarahkan menuju Aula Perpustakaan SDN Sidorejo 02 untuk mengikuti kegiatan utama berupa edukasi kesehatan.

Pemberian Materi Tuberkulosis oleh Bapak Roni di SDN Sidorejo 02 (Foto: Dok. Pribadi)

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-BBK 7 menghadirkan Roni Bagus Prasetyo, S.Kep., Ners sebagai narasumber. Penyampaian materi dilakukan dengan pendekatan yang komunikatif dan disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Untuk meningkatkan partisipasi aktif, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok secara acak yang terdiri dari gabungan siswa lintas kelas.

Setelah sesi diskusi singkat dalam kelompok, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab interaktif. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam menjawab pertanyaan dan menyampaikan pendapat. Melalui metode ini, siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pembelajaran.

Kegiatan Belajar Berkelompok saat Sosialisasi Tuberkulosis di SDN Sidorejo 02 (Foto: Dok. Pribadi)

Materi yang disampaikan meliputi pengertian tuberkulosis, penyebab, gejala, dampak yang ditimbulkan, cara pencegahan, serta langkah penanganannya. Roni Bagus Prasetyo menekankan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini untuk membangun kesadaran dan kebiasaan hidup sehat. “Edukasi tentang tuberkulosis perlu diberikan sejak anak-anak agar mereka memahami cara mencegah penularan dan tidak ragu untuk menjaga kesehatan diri serta lingkungannya,” ujarnya.

Siswa SDN Sidorejo 02 Membaca Pamflet Materi Tuberkulosis yang Diberikan oleh Tim KKN-BBK 7 UNAIR (Foto: Dok. Pribadi) Melalui program TANGGUH TBC, mahasiswa KKN-BBK 7 berharap siswa mampu menjadi agen perubahan sederhana di lingkungan keluarga dan sekolah. Program ini berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3 dan 4, yakni Good Health and Well-Being serta Quality Education, melalui integrasi pendidikan kesehatan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah dasar.

Penulis: Bima Pratama