UNAIR NEWS – Manusia memegang peranan penting dalam upaya menjaga kelestarian alam. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, mengadakan kegiatan edukasi mengenai pentingnya menanam pohon guna meminimalisasi kerusakan lingkungan.
Kegiatan tersebut menyasar siswa-siswi sekolah dasar agar kesadaran menjaga lingkungan dapat tumbuh sedini mungkin. Secara spesifik, kegiatan tersebut ditujukan kepada siswa kelas 4 di SDN Nglanduk 1, Rabu (21/1/2026), dan SDN Nglanduk 2, Kamis (22/1/2026).
Pendekatan Menarik
Penanggung jawab kegiatan, Alaina Atwa Harahap dan Checilia Shafa Ramadyansyach, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi tentang penanaman pohon tersebut melibatkan dua program kerja kelompok BBK 7. Program kerja pertama bertajuk Cakrawala yang berfokus pada pemaparan materi seputar fungsi dan manfaat penanaman pohon, dampak negatif penebangan liar, serta tata cara menanam pohon yang baik dan benar. Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan program kerja Lestari, yaitu praktik menanam pohon.
“Kami menjelaskan materi menggunakan salindia menarik yang disertai gambar dan bahasa sederhana agar siswa mudah mengerti. Selain itu, kegiatan pembelajaran diselingi dengan permainan edukatif dalam bentuk eksperimen. Setelahnya, kami membagi kelompok untuk penanaman pohon. Masing-masing kelompok memiliki tugas menanam 1 pohon,” ujar Alaina.
Kegiatan edukasi tersebut menuai respons positif dari siswa-siswi SDN Nglanduk 1 dan SDN Nglanduk 2. Semangat siswa terpancar melalui keaktifan mereka ketika bertanya dan berdiskusi. “Mereka sangat senang dan bersemangat dikarenakan kegiatan tidak hanya dilakukan di kelas saja, namun dengan adanya eksperimen dan kegiatan menanam menambah semangat anak anak disana,” tambah Checilia.
Dampak Berkelanjutan
Pohon merupakan bagian penting dari ekosistem alam yang memberikan berbagai manfaat bagi kehidupan manusia. Penanaman pohon secara masif berperan dalam menjaga kualitas udara. Selain itu, keberadaan pohon juga membantu mengurangi dampak pemanasan global dan mencegah terjadinya bencana alam seperti longsor maupun banjir.
Untuk itu, Alaina dan kelompok BBK 7 Desa Nglanduk berharap program kerja Cakrawala dan Lestari dapat memberikan wawasan terkait pentingnya peran pohon sekaligus mendorong terciptanya sikap cinta alam. Mereka ingin siswa sekolah dasar memiliki kebiasaan positif dalam menjaga lingkungan sekolah maupun rumah.
“Diharapkan pihak sekolah dapat melanjutkan dan mengembangkan kegiatan serupa secara rutin dan berkesinambungan, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun program sekolah lainnya,” pungkasnya.
Penulis: Selly Imeldha
Editor: Khefti Al Mawalia





