Universitas Airlangga Official Website

Optimalkan Peran UKS, Mahasiswa FKM UNAIR Gagas Program Bintang Sehat di SDN Ronowijayan

Agenda sosialisasi dan edukasi pra-pemilihan Bintang Sehat oleh mahasiswa FKM UNAIR. (Foto: Istimewa)
Agenda sosialisasi dan edukasi pra-pemilihan Bintang Sehat oleh mahasiswa FKM UNAIR. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga (UNAIR) sukses melaksanakan program Bintang Sehat di SDN Ronowijayan. Program tersebut menjadi bagian dari Praktik Kuliah Lapangan (PKL) FKM UNAIR 2026 yang berlokasi di Kelurahan Ronowijayan, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo.

Program Bintang Sehat yang Kelompok 4 PKL prakarsai merupakan ajang pemilihan dokter kecil (dokcil) atau kader kesehatan sekolah. Tujuan terselenggaranya program tersebut adalah untuk menghidupkan kembali fungsi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai sarana pelayanan dan pendidikan kesehatan dengan melibatkan peran siswa secara aktif. 

Nur Amiriliyana, penanggung jawab program, mengatakan bahwa minimnya pemahaman siswa akan fungsi UKS menjadi alasan tercetusnya program ini. “Kegiatan ini ada karena sebagian besar siswa kurang mengetahui ruang UKS dan beranggapan bahwa ruang UKS hanya untuk tempat siswa sakit. Selain itu, pelaksanaan UKS juga belum berjalan optimal sehingga fasilitas UKS sebagai sarana pelayanan kesehatan dan edukasi kesehatan di sekolah kurang dimanfaatkan,” ujarnya.

Program Bintang Sehat terdiri atas tiga kegiatan yang saling berkesinambungan. Kegiatan pertama yang berlangsung pada Kamis (22/1/2026) menjadi tahap awal bagi siswa yang akan berkompetisi dalam ajang Bintang Sehat. Pada tahap ini, Kelompok 4 PKL memberikan edukasi mengenai Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sanitasi, dan kepemimpinan. 

Pada Sabtu (24/1/2026), kelompok 4 PKL menggelar ujian tulis dengan menyesuaikan materi yang telah dipaparkan sebelumnya. “Seleksi tahap pertama diikuti oleh seluruh siswa/i kelas 4 dan 5. Hasil seleksi tahap pertama merupakan 10 orang terbaik yang menjadi kandidat calon Bintang Sehat,” tutur Nur Amiriliyana.

Tahapan terakhir, Senin (26/1/2026), menjadi babak penentuan siswa/i yang akan menyandang lima kategori Bintang Sehat, mencakup Bintang Utama, Bintang Lestari, Bintang Sanitaria, Bintang Sejiwa, dan Bintang Berseri. Sepuluh siswa/i terbaik hasil seleksi tulis kembali diuji melalui kuis hingga menyisihkan lima peserta yang akan bersaing dalam putaran final. 

“Pada tahap final ini dihadiri oleh Lurah Ronowijayan, pihak Puskesmas Ronowijayan, Komite SDN 2 Ronowijayan, dan Kepala Sekolah serta perwakilan guru dari SDN 2 Ronowijayan. Dalam final pemilihan Bintang Sehat, dilakukan tes study case yang nantinya akan menjadi kandidat 5 kategori bintang sehat,” jelas Nur Amiriliyana.

Pada akhir, Nur Amiriliyana berharap program Bintang Sehat dapat memberikan dampak berkelanjutan. Ia ingin kader Bintang Sehat menjadi teladan sekaligus penggerak PHBS di lingkungan SDN 2 Ronowijayan.

“Harapannya adalah dengan adanya program Bintang Sehat ini dapat selalu regenerasi dan meningkatkan pemahaman siswa bahwa UKS tidak hanya sebagai pelayanan kesehatan saja,” pungkasnya.

Penulis: Selly Imeldha

Editor: Khefti Al Mawalia