UNAIR NEWS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN BBK) 7 Universitas Airlangga menginisiasi program ruang belajar malam bagi anak-anak Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Program ini sejalan dengan komitmen Universitas Airlangga dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education/Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan nonformal di tingkat desa.
Kegiatan yang dimulai pada Rabu (14/1/2026) ini berpusat di Posko KKN BBK 7 Universitas Airlangga. Ruang belajar dilaksanakan secara rutin setiap malam Selasa dan Kamis selepas Salat Magrib dengan sasaran utama anak-anak usia dini dan usia sekolah dasar, yakni siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) yang tinggal di sekitar posko.
Melalui program ini, mahasiswa KKN BBK 7 berupaya menghadirkan akses belajar yang inklusif dan menyenangkan bagi anak-anak desa. Materi pembelajaran disesuaikan dengan jenjang usia peserta, dengan fokus pada penguatan dasar literasi, numerasi, serta kemampuan membaca dan menulis. Pendekatan interaktif diterapkan agar anak-anak dapat belajar dengan suasana yang nyaman, aktif, dan tidak tertekan.
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran anak-anak yang konsisten mengikuti kegiatan belajar bersama. Suasana belajar dibuat santai namun tetap terarah, sehingga anak-anak berani bertanya, berpendapat, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Kehadiran ruang belajar malam ini menjadi alternatif pendamping pendidikan formal yang mereka terima di sekolah.
Ketua Kelompok KKN BBK 7 Universitas Airlangga, Umar, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya bertujuan membantu anak-anak memahami pelajaran sekolah, tetapi juga menumbuhkan semangat belajar sejak usia dini. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mendukung pencapaian SDG 4 dengan menghadirkan pendidikan yang lebih mudah diakses dan ramah bagi anak-anak desa,” ujarnya.
Kepala Desa Sambimulyo, Andik Santoso, mengapresiasi kehadiran dan kontribusi mahasiswa KKN BBK 7 Universitas Airlangga. Menurutnya, kegiatan belajar di Posko KKN tidak hanya membantu anak-anak dalam bidang pendidikan, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa.
Melalui program ruang belajar malam ini, mahasiswa KKN BBK 7 Universitas Airlangga berharap dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Desa Sambimulyo. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan sesuai dengan tujuan SDGs.
Sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, kegiatan KKN BBK 7 Universitas Airlangga ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan. Program ruang belajar malam tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini dan sekolah dasar melalui SDG 4 (Quality Education)





