UNAIR NEWS- Sebanyak 32 mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) menerima beasiswa tahfidz sarjana dari Baitulmaal Muamalat dalam acara simbolisasi yang berlangsung di Ruang Bayu Kinara, Airlangga Convention Center, Kampus C UNAIR pada Jumat, (13/02/2026). Program beasiswa ini merupakan bentuk dukungan untuk memperkuat pendidikan para hafidz dan hafidzah sekaligus menciptakan generasi unggul yang bermanfaat bagi masyarakat dan agama.
Sambutan Direktur Kemahasiswaan
Acara ini dibuka dengan sambutan hangat dari Direktur Kemahasiswaan Universitas Airlangga, Dr Eko Supeno Drs MSi. Dr Eko mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Baitulmaal Muamalat dan MUI Jawa Timur.
“Saya mewakili Direktorat Kemahasiswaan dan jajaran pimpinan UNAIR mengucapkan terima kasih kepada Baitulmaal Muamalat dan kepada MUI Jawa Timur yang telah mendukung penuh acara ini. Selamat datang di kampus kami dan terima kasih atas segala bantuannya,” ujar Direktur Kemahasiswaan.

Beliau juga menambahkan bahwa sebanyak 23% mahasiswa UNAIR, atau sekitar 10.000 mahasiswa, telah menerima beasiswa. Hal itu menjadi salah satu bukti komitmen kampus untuk mendukung pendidikan tinggi meskipun menghadapi tantangan ekonomi pasca-pandemi COVID-19. “Ini adalah bentuk dukungan yang sangat penting bagi mahasiswa, terutama di masa-masa yang penuh tantangan ini. Alhamdulillah, meski situasi ekonomi tidak mudah, kami terus memberikan bantuan pendidikan bagi mereka yang membutuhkan,” lanjutnya.
Lebih lanjut, beliau juga berbicara mengenai upaya UNAIR dalam menjaga kestabilan finansial kampus. Tidak hanya bergantung pada dana pemerintah, tetapi juga pada kegiatan usaha yang kampus jalankan. “Kami terus mengembangkan Satuan Usaha Bisnis dan Satuan Usaha Akademik untuk memastikan kampus ini mandiri. Dari rumah sakit, apotek, hingga berbagai layanan lainnya, semua bertujuan untuk menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Sambutan Ketua LPPOM MUI
Selanjutnya, Ketua LPPOM MUI, juga memberikan sambutan yang penuh motivasi. Dalam pidatonya, beliau mengingatkan para penerima beasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.
“Saudara semua beruntung bisa menerima beasiswa pada zaman seperti sekarang ini. Dengan adanya beasiswa dan berbagai dukungan lainnya, tidak ada alasan bagi kalian untuk tidak lulus tepat waktu,” ujar dengan penuh semangat.
Beliau juga menegaskan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan sebuah amanah dan kepercayaan yang harus penerima jaga dengan sebaik-baiknya. “Kepercayaan ini adalah rezeki yang diberikan kepada kalian. Selesaikanlah pendidikan ini dengan penuh tanggung jawab dan semangat,” tambahnya.
Beliau berpesan kepada mahasiswa untuk selalu menjaga nilai-nilai integritas dan tidak tergoda oleh kemudahan dunia. “Beasiswa ini bukan hanya urusan bisnis atau keuntungan semata, tetapi merupakan bentuk kepercayaan dari pihak yang telah memberikan dukungan kepada kalian. Jadikan kesempatan ini sebagai motivasi untuk berprestasi di dunia dan akhirat,” ujarnya saat mengakhiri sambutan dengan harapan agar para mahasiswa bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan agama.
Penulis: Saffana Raisa Rahmania
Editor: Ragil Kukuh Imanto





