UNAIR NEWS – Mendulang prestasi tidak melulu di bidang akademik, hal itu dibuktikan oleh As Syifa Adn Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR). Ia berhasil menyabet Winner of Adult Category dan Grand Prix Winner Solo Singing International Competition pada Yogyakarta International Choral Festival pada Rabu – Kamis (11-12/2/2026).
Dalam kompetisi yang diselenggarakan oleh Bandung Choral tersebut, Syifa berhasil mengalahkan ribuan peserta dari berbagai kategori dan meraih juara utama dari semua pemenang kategori. Capaian itu sekaligus menambah daftar panjang prestasinya di bidang tarik suara yang telah ia tekuni sejak lama.
“Saya merasa bangga dan bersyukur karena berhasil menyabet dua juara pada kompetisi ini. Selain itu, Grand Prix Winner ini merupakan penghargaan tertinggi yang ada di kompetisi ini. Sehingga memenangkannya merupakan suatu kebanggan luar biasa bagi saya, terlebih kompetisi ini sudah bertaraf internasional dengan peserta dari berbagai negara,” ungkapnya.

Perjuangan Berat
Syifa menyebut perjuangannya dalam mengikuti kompetisi itu cukup berat mengingat keputusan tersebut datang dalam waktu singkat. Di tengah jadwal akademik yang cukup padat dan banyaknya kegiatan dari organisasi maupun eksternal, pelatih vokalnya menyarankan dan meyakinkannya untuk ikut kompetisi tersebut.
“Akhirnya dengan sisa waktu singkat dari pendaftaran sampai kompetisi, saya intens latihan dan mulai belajar lagi dengan menekuni belajar teknik-teknik yang sangat susah dalam lagu yang akan dibawakan. Terlebih harus membagi waktu untuk urusan akademik dan kesibukan lainnya, sehingga perjuangan ini terasa cukup menantang,” ungkapnya.
Syifa menyebut ia sempat ingin menyerah karena pada saat hari kompetisi ia mengalami radang tenggorokan dan harus diinfus. Namun ia tak menyerah dan berkat dukungan penuh dari keluarga, orang orang terdekat, pelatih vokal dan pihak fakultas, ia merasa harus bisa membanggakan mereka juga.
“Saya kembali membawakan “Bridge Over Troubled Water” dari Sohyang karena ingin memperbaiki kekurangan saya pada kompetisi sebelumnya dengan membawakan lagu serupa. Kalau hari ini masih terasa sulit, jangan berhenti. Tetap melangkah, tetap konsisten, karena usaha kita akan berubah menjadi pencapaian yang dulu hanya kita doakan,” pungkasnya.
Penulis: Rifki Sunarsis Ari Adi
Editor: Khefti Al Mawalia





