UNAIR NEWS – Dalam upaya mendorong penguasaan teknologi sejak dini, mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK) Internasional 7 Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar program pelatihan STEM di Sekolah Kebangsaan (SK) Tanjung Langsat, Johor, Malaysia. Kegiatan ini berfokus pada pengenalan pemrograman visual menggunakan aplikasi Scratch bagi siswa kelas 5 dan 6.
Dalam sesi yang interaktif, para siswa diajak untuk berkreasi membuat hiasan huruf bergerak yang membentuk nama mereka masing-masing. Tak hanya itu, mahasiswa juga membimbing siswa untuk merakit logika sederhana dalam membuat game populer “Flappy Bird” versi singkat. Melalui praktik ini, siswa belajar memahami dasar-dasar algoritma secara menyenangkan.
Cikgu Ridwan, selaku guru Sejarah di SK Tanjung Langsat, memberikan apresiasi positif terhadap program ini. Beliau menyampaikan bahwa para siswa sebenarnya sudah mengenal Scratch karena guru-guru sering mendemonstrasikannya di kelas. Namun, kehadiran mahasiswa UNAIR memberikan kesempatan bagi siswa untuk mempraktikkannya secara langsung. “Program ini sangat membantu siswa dalam mengenal teknologi, terutama karena fasilitas yang terbatas,” ujar Cikgu Ridwan.
Kegiatan ini sejalan dengan target SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), khususnya dalam meningkatkan literasi digital dan kemampuan inovasi generasi muda. Dengan pembekalan ini, diharapkan siswa SK Tanjung Langsat memiliki pondasi kuat untuk menjadi bagian dari masyarakat global yang melek teknologi di masa depan.
Penulis: Mahasiswa BBK Internaisonal di Malaysia





