Limbah air dari budidaya ikan lele mengandung senyawa nitrogen, seperti amonia, yang berasal dari pakan yang tidak dikonsumsi dan metabolisme ikan. Sekitar 75% kandungan nitrogen dalam pakan ikan dilepaskan ke kolom air sebagai amonia. Salah satu strategi untuk mengurangi dampak lingkungan dari limbah air budidaya ikan lele adalah dengan menggunakannya kembali sebagai media pertumbuhan dan sumber nutrisi untuk mikroalga, Chlorella sp. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah budidaya ikan lele untuk memenuhi kebutuhan nutrisi Chlorella sp. dan mengurangi pencemaran lingkungan.
Metode dan Hasil
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap), terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan dari penelitian ini adalah P0 = 100% air tawar + 1 mL pupuk KW-21 (kontrol); P1 = 75% air tawar + 25% air limbah; P2 = 50% air tawar + 50% air limbah; P3 = 25% air tawar + 75% air limbah; dan P4 = 100% air limbah. Air limbah yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari kolam ikan lele (Clarias gariepinus) di Laboratorium Pakan Alami di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia. Parameter yang diamati adalah kepadatan populasi (sel/mL). laju pertumbuhan (%/hari), dan kandungan klorofil-a. Parameter lain yang diukur adalah kualitas air, seperti suhu, pH, DO, NO3, PO4, dan intensitas cahaya.
Kepadatan sel rata-rata dan laju pertumbuhan tertinggi terjadi pada konsentrasi 25% (P1) dengan kepadatan tertinggi sebesar 618 × 105 sel/mL pada hari ke-5 dan tingkat pertumbuhan spesifik tertinggi pada hari ke-3 sebesar 97%. Nilai klorofil juga menunjukkan bahwa P1 memiliki nilai yang tertinggi pada hari ke-5 (1,25 μg/mL). Nilai kualitas air pada perlakuan P1 juga memiliki nilai yang aman untuk budidaya Chlorella sp. Hal ini menunjukkan bahwa, dalam batas tertentu, Chlorella sp. dapat digunakan untuk mengolah air limbah dari sistem budidaya ikan lele. Selain itu, konsentrasi air limbah budidaya ikan lele yang tepat akan mendukung produksi Chlorella sp. dan dapat memungkinkan penggunaannya sebagai sumber pakan alami.
Penulis: Muhammad Browijoyo Santanumurti, S.Pi., M.Sc., Ph.D
Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:
https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1687428526000087
Samara, S. H., Sutopo, J. Q. R. A., Isroni, W., Azizah, R., Amran, R. H., & Santanumurti, M. B. (2026). Effect of African catfish (Clarias gariepinus) culture wastewater on the growth of Chlorella sp. Egyptian Journal of Aquatic Research. in press Maret (2026), 1-6





