Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Penerapan Uji Kolorimetri  Berbasis MTT Assay untuk Evaluasi Peran Metabolit SHED dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Rongga mulut

Karies gigi dan periodontitis merupakan penyakit yang paling umum di dalam rongga mulut diantara penyakit yang lainnya. Karies gigi dan periodontitis terutama disebabkan oleh bakteri di dalam rongga mulut, yaitu :  Streptococcus mutans, Lactobacillus acidophilus, Aggregatibacter

actinomycetemcomitans, dan Porphyromonas gingivalis. Metabolit dari sel punca yang berasal dari gigi sulung anak yang disebut dengan SHED dapat mengekspresikan β-defensin 4 yang merupakan material antimikroba. Hidrogel berbasis kitosan dan hidroksiapatit (HA) mempunyai potensi  sebagai antibakteri.

Uji kolorimetrik berbasis teknik MTT Assay merupakan pengujian terhadap metode kolorimetri kuantitatif untuk mengukur aktivitas metabolik sel, yang digunakan terutama untuk menilai viabilitas (kesehatan sel), proliferasi (pertumbuhan sel), dan sitotoksisitas (tingkat kematian sel/toksisitas) dari suatu senyawa secara in vitro. Uji ini mendeteksi enzim mitokondria pada sel hidup yang mengubah reagen kuning menjadi kristal formazan ungu. Pada penerapannya uji MTT Assay ini dapat digunakan untuk melakukan uji viabilitas pada bakteri.  Pada penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antibakteri dari  hidrogel kombinasi metabolit SHED dan HA terhadap bakteri penyebab karies dan periodontitis di dalam rongga mulut. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah hidrogel dari metabolit SHED yang dikombinasikan dengan HA kemudian diaplikasikan pada kultur bakteri Streptococcus mutans, Lactobacillus acidophilus, Aggregatibacter actinomycetemcomitans, dan Porphyromonas gingivalis. Viabilitas dari kultur bakteri dievaluasi dengan menggunakan uji MTT assay dannilai absorbansi diukur menggunakan ELISA reader. Pada uji kolorimetrik berbasis MTT assay pada penelitian ini digunakan untuk menilai viabilitas bakteri S. mutans, L. acidophilus, A. actinomycetemcomitans, dan P. gingivalis. Nilai absorpsi MTT akan meningkat seiring dengan jumlah sel bakteri yang hidup.

Penurunan visibilitas sel bakteri menunjukkan bahwa bahan hidrogel kombinasi metabolit SHED dengan HA memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan S. mutans, L. acidophilus, A. actinomycetemcomitans, dan P. gingivalis. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa semua kelompok memiliki kemampuan untuk menghambat bakteri-bakteri tersebut dengan persentase yang bervariasi. Hasil untuk keempat bakteri yang diuji menunjukkan bahwa viabilitas terendah terdapat pada kelompok hidrogel yang dikombinasikan dengan metabolit SHED dan HA. Berdasarkan hasil uji MTT assay , hidrogel yang dikombinasikan dengan metabolit SHED dan HA secara efektif menghambat pertumbuhan patogen utama pada rongga mulut, termasuk S. mutans, L. acidophilus, A. actinomycetemcomitans, dan P. gingivalis. Temuan ini menunjukkan potensi penggunaan dari hidrogel kombinasi metabolit SHED dengan HA sebagai bahan untuk terapi dalam bidang kesehatan di rongga mulut.

Penulis:
Prof. Dr. Rini Devijanti Ridwan, drg., M.Kes.

Detail tulisan ini dapat dilihat di: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/application-of-an-mtt-based-colorimetric-assay-to-evaluate-shed-m/