Memasuki gerbang perguruan tinggi sering kali memicu campur aduk antara rasa bangga, penasaran, dan sedikit cemas. Memahami hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga punya cara tersendiri untuk mencairkan suasana. Melalui program SEMESTA 2026 (Srawung Mesra Bersama Bahasa dan Sastra Indonesia), orientasi jurusan bagi mahasiswa baru tahun ini disulap menjadi sebuah festival penyambutan yang penuh dengan tawa dan warna. Sesuai dengan kepanjangannya, srawung mesra, esensi utama dari kegiatan ini adalah membangun jembatan kedekatan yang hangat antar-generasi. Tidak ada wajah-wajah tegang atau suasana yang intimidatif. Sebaliknya, atmosfer ceria langsung terasa sejak pagi hari yang bersemangat melengkapi senyum lebar para panitia yang menyambut kedatangan keluarga baru mereka.
Agenda utama SEMESTA 2026 dikemas secara interaktif untuk menjawab rasa penasaran terbesar mahasiswa baru: “Nanti setelah masuk kuliah, kami mau fokus ke mana?” Jawabannya dihadirkan lewat pengenalan tiga peminatan utama jurusan yang dikemas dalam bentuk petualangan seru.
Pertama, mahasiswa diajak menyelami dunia Sastra. Di sesi ini, sastra tidak hanya dikenalkan sebagai tumpukan buku tebal, melainkan sebagai ruang kreatif yang hidup, mulai dari panggung pertunjukan, penulisan kreatif, hingga industri digital. Suasana makin seru saat masuk ke peminatan Linguistik. Lewat berbagai analisis bahasa sehari-hari, mahasiswa baru diajak melihat bagaimana bahasa bekerja dalam masyarakat, bahkan bagaimana linguistik bersentuhan dengan teknologi masa kini. Petualangan berlanjut ke peminatan Filologi. Jauh dari kesan kuno atau membosankan, filologi diperkenalkan bagai sebuah misi detektif rahasia. Mahasiswa baru diajak “melintasi waktu” untuk membaca pesan-pesan dari masa lalu melalui manuskrip Nusantara, membuktikan bahwa merawat sejarah bisa dilakukan dengan cara yang sangat keren dan relevan.
Keceriaan tidak berhenti pada pengenalan akademik. Acara ditutup dengan panggung ekspresi, di mana mahasiswa baru dan senior membaur menjadi satu tanpa sekat, menampilkan bakat, dan bernyanyi bersama. Melalui SEMESTA 2026, awal perjalanan akademik mahasiswa baru Bahasa dan Sastra Indonesia tidak lagi diawali dengan keraguan, melainkan dengan langkah mantap dan senyum lebar, siap mengarungi semesta ilmu yang membentang di hadapan mereka.




