UNAIR NEWS – Peringati World Cleanup Day, Kelompok Studi (KS) Banyu Universitas Airlangga (UNAIR) turut berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih pantai bertajuk “Ayok Resik-Resik Pantai Kenjeran”. Kegiatan tersebut terselenggara pada Minggu (20/9/2026) berpusat di Sentra Ikan Bulak, Jalan Sukolilo 7 No. 24, Surabaya.
Sebanyak 15–20 anggota KS Banyu terlibat dalam kegiatan yang terselenggara oleh Kampoeng Steak, Sekampoeng, Klasik, Center for Environmental, Social, and Governance Studies (CESGS), serta Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton). Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah komunitas. Antara lain Kafila Play Sale, Aznava School of Life, Kuali Sejiwa, Playdate, Omah Bengkoang Survival Academy, dan Sahabat Baik.
Bersih Pantai Bersama
Dalam aksi tersebut, anggota KS Banyu berfokus pada pengumpulan sampah plastik yang ditemukan di kawasan pesisir Pantai Kenjeran. Sampah plastik menjadi perhatian karena material tersebut sulit terurai secara alami dan dapat bertahan dalam lingkungan dalam waktu yang panjang. Paparan sinar ultraviolet, gelombang laut, serta gesekan dengan pasir dan batu dapat menyebabkan plastik terfragmentasi menjadi partikel yang lebih kecil dan berpotensi mengancam biota perairan.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum berkesan bagi KS Banyu karena menghadirkan Prigi Arisandi Msi, pendiri Ecoton sekaligus alumni KS Banyu UNAIR. Dalam sambutannya, Prigi menekankan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem perairan serta meningkatkan kepedulian terhadap dampak pencemaran sampah plastik, lingkungan pesisir, dan biota laut.
“Melalui audit dan pemilahan ini, kita tidak hanya membersihkan pantai, tetapi juga memastikan sampah plastik memiliki jalur daur ulang yang jelas. Keterlibatan komunitas orang tua dan mahasiswa seperti KS Banyu menjadi kunci dalam memutus rantai pencemaran plastik di pesisir,” ujar Prigi.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara KS Banyu dengan salah satu alumninya yang kini aktif dalam isu lingkungan dan konservasi perairan. Prigi juga menyampaikan harapan agar KS Banyu semakin aktif mengembangkan kegiatan eksploratif dan kolaboratif di bidang lingkungan.
Ketua KS Banyu UNAIR, Risma Nafida, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bagi anggota Banyu untuk terlibat secara langsung dalam aksi tersebut. “Saya mewakili teman-teman KS Banyu tentunya senang karena teman-teman KS Banyu bisa berkesempatan untuk terjun langsung ke lapangan, ke Pantai Kenjeran, untuk bersih-bersih. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata bagaimana KS Banyu turut memperingati World Cleanup Day 20 September serta menjaga lingkungan,” ungkap Risma.
Keterlibatan KS Banyu dalam aksi tersebut menjadi salah satu bentuk partisipasi mahasiswa UNAIR dalam upaya menjaga lingkungan pesisir. Melalui kegiatan kolaboratif ini, harapannya kepedulian masyarakat terhadap pemilahan dan pengelolaan sampah plastik semakin meningkat demi mewujudkan kawasan pesisir Surabaya yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Penulis: Risma Nafida Artika Sari
Editor: Yulia Rohmawati





