UNAIR NEWS – Inovasi energi berkelanjutan mengantarkan mahasiswa Universitas Airlangga (UNAIR) memperoleh prestasi di tingkat Internasional. Tim TNT berhasil meraih juara 2 International Paper and Poster EXCESS 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Lampung pada Minggu (30/8/2026).
Tim TNT terdiri atas Ferdiansyah Darmawan, Reza Ranidia Rahim, dan Bening Widhi Utomo. Ketiganya berasal dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Dalam kompetisi tersebut, tim TNT mengangkat karya bertajuk NaSEA: A Marine-Derived Sodium-Ion Battery Platform Using Seaweed Hard Carbon and Brine Resources for Low-Carbon Energy Storage.
NaSEA : Baterai Berbasis Sumber Daya Laut
Ferdi menjelaskan mengenai NaSEA adalah baterai sodium-ion dengan memanfaatkan rumput laut dan brine yang memiliki kandungan natrium tinggi sebagai sumber materialnya.
“Baterai yang kami usulkan bentuknya seperti baterai pada umumnya, namun materialnya memanfaatkan sumber daya laut. Kami menggunakan rumput laut dikarbonisasi untuk dimanfaatkan sebagai anoda baterai, sedangkan natrium digunakan sebagai alternatif material pengganti litium,” jelasnya.
Gagasan tersebut bermula dari kebutuhan alternatif material baterai yang berkelanjutan. Selama ini, baterai banyak menggunakan litium dari hasil aktivitas pertambangan dan memiliki keterbatasan dari sisi ketersediaan maupun dampak lingkungan.
Dorong Pengembangan Energi Berkelanjutan
Menurut Ferdi, NaSEA berpotensi berkembang sebagai alternatif penyimpan energi jika penelitian lanjutan menunjukkan performa yang baik. Pengembangan hingga tahap implementasi juga membutuhkan kolaborasi lintas bidang agar dapat terrealisasikan.
“Kami berharap ide ini dapat peneliti lain lanjutkan. Kami mungkin baru memberikan sebuah ide yang bisa dikembangkan, sehingga diperlukan penelitian dan kolaborasi lebih lanjut untuk membuktikan efektivitasnya,” ujarnya.
Melalui kompetisi ini, Tim TNT berharap mahasiswa lain tidak menyerah dan berani berkolaborasi dalam mengembangkan gagasan. “Jangan mudah menyerah dan terus mencoba, ide itu banyak. Jadi, jangan takut berkolaborasi dengan orang lain untuk mendapatkan ide yang lebih kuat,” pungkasnya.
Penulis: Maulya Afifah Zahra
Editor: Ragil Kukuh Imanto





