UNAIR NEWS – Mahasiswa UNAIR berhasil meraih Silver Medal pada Nusantara Creative Competition (NCC) IV. Mereka adalah Dennis Artha Narendra, mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), bersama Alvina Qurrotu Ayun Isuara, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB). Keduanya juga berkolaborasi dengan Nabila Syifa, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Ketiganya mengikuti kategori esai dengan mengangkat tema pertanian yang lebih spesifik pada bidang perikanan. Kompetisi tersebut terselenggara di Bali pada Sabtu-Minggu (19-20/9/2026).
Berangkat dari Potensi Gracilaria
Ide tim Dennis berangkat dari potensi rumput laut Gracilaria verrucosa yang memiliki peluang untuk dikembangkan di Indonesia. Selain itu, budi daya Gracilaria verrucosa relatif mudah sehingga memiliki keterkaitan dengan kegiatan budidaya perikanan.
“Tema yang kami angkat adalah pertanian yang lebih spesifik pada bidang perikanan, yaitu rumput laut Gracilaria verrucosa dan ikan bandeng. Gracilaria verrucosa memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan di Indonesia serta relatif mudah dibudidayakan,” jelas Dennis.
Tim kemudian menggabungkan Gracilaria verrucosa dengan ikan bandeng karena keduanya memiliki keterkaitan dalam kegiatan budidaya. Ikan bandeng dapat membantu mengendalikan lumut yang menjadi salah satu organisme pengganggu pada area budidaya Gracilaria.
“Kami memilih ikan bandeng karena memiliki keterkaitan dengan budidaya Gracilaria. Ikan bandeng dapat membantu mengendalikan lumut yang menjadi salah satu organisme pengganggu pada budidaya Gracilaria. Oleh karena itu, kedua komoditas tersebut saya angkat secara bersamaan,” ungkap Dennis.
Gabungkan Potensi Dua Komoditas
Melalui ide tersebut, Dennis dan tim mengangkat keterkaitan budidaya Gracilaria verrucosa dan ikan bandeng sebagai gagasan dalam kategori esai NCC IV. Penggabungan kedua komoditas tersebut menjadi bagian dari ide yang tim tawarkan dalam melihat potensi perikanan.
Dennis menjelaskan bahwa Silver Medal yang ia raih bersama tim merupakan penghargaan pada subtema yang diikuti, bukan juara keseluruhan kompetisi. “Silver medal yang kami peroleh merupakan penghargaan pada subtema yang kami ikuti, bukan juara dari keseluruhan kompetisi. Peserta yang memperoleh gold dari masing-masing subtema berkesempatan melanjutkan ke tahap berikutnya untuk memperebutkan juara utama,” ujar Dennis.
Kembangkan untuk Masyarakat Pesisir
Ke depan, Dennis berencana mengembangkan inovasi tersebut agar tidak berhenti sebagai gagasan dalam perlombaan. Ia berharap inovasi tersebut dapat terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membantu perekonomian daerah pesisir.
“Rencananya bisa mengembangkan inovasiku biar bisa direalisasikan ke masyarakat dan membantu perekonomian, terutama di daerah pesisir,” tutur Dennis.
Ia juga berharap mahasiswa UNAIR dapat menghasilkan inovasi yang tidak hanya menjadi karya dalam kompetisi, tetapi juga dapat diaplikasikan dan memberikan dampak bagi masyarakat.
“Semoga bisa memberikan inovasi yang luar biasa sekaligus bisa diaplikasikan ke masyarakat agar bisa memberi dampak baik sesama manusia,” pungkasnya.
Penulis: Abraham Chrisanta Putra
Editor: Yulia Rohmawati





