UNAIRNEWS – Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mewujudkan komitmen pengabdian kepada masyarakat dalam skala global. Melalui skema Airlangga International Community Development – Faculty Global Network, UNAIR menggelar edukasi urban farming ramah lingkungan berbasis pupuk hayati dan kompos, serta pengenalan dasar metode penelitian bagi sivitas akademika MTsN 2 Kota Malang pada Sabtu, 12 September 2026.
Kegiatan itu menggandeng mitra internasional dari Malaysia, yakni Prof Madya, Dr Zainul Akmar bin Zakaria dan Prof Madya Ir Dr Muhammad Abbas bin Ahmad Zaini dari Fakulti Kejuruteraan Kimia dan Kejuruteraan Tenaga, serta Dr Nur Izzati Mohd Noh dari Fakulti Sains, Universiti Teknologi Malaysia (UTM). Turut hadir pula dua mahasiswa Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Bazlee Abu Bakar dan Zahidah Nasoha, yang ikut berpartisipasi aktif.
Program yang melibatkan tim Adiwiyata sekolah ini tidak sekadar memberikan teori, tetapi juga praktik nyata. Hasil riset kampus diterapkan langsung dengan memanfaatkan lahan madrasah. Green house sekolah yang pendiriannya difasilitasi UNAIR menjadi laboratorium alam, memungkinkan guru dan siswa mempraktikkan langsung inovasi pengelolaan sampah organik dan metode pertanian hidroponik.
Dr Almando Geraldi, koordinator tim pengabdian UNAIR, menjelaskan pentingnya membawa inovasi riset ke masyarakat. “Lingkungan madrasah adalah ruang yang tepat untuk mempraktikkan inovasi ini. Pengelolaan sampah organik dan urban farming dapat kita kembangkan bersama MTsN 2 Kota Malang sebagai mitra,” jelasnya.

Kepala MTsN 2 Kota Malang, Anita Yusianti, MPd mengapresiasi kegiatan ini sebagai tindak lanjut Implementation Agreement kedua pihak. “Kerja sama dengan perguruan tinggi memberikan pengalaman belajar yang nyata bagi murid. Harapannya, sinergi ini terus berkembang,” tuturnya.
Inisiatif internasional ini merupakan wujud nyata kontribusi UNAIR dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs). Khususnya pilar Pendidikan Bermutu (SDG 4) melalui praktik metode penelitian, Permukiman Berkelanjutan (SDG 11) lewat urban farming, Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (SDG 12) melalui pengolahan limbah organik, serta Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (SDG 17) berkat sinergi antar-negara.
Penulis: Almando Geraldi
Editor: Khefti Al Mawalia








