Mahasiswa UNAIR Ungkap Tips Lolos Google Student Ambassador

11 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS — Mahasiswaa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAIR, Nuchaela Mazid, resmi terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) pada Senin (1/10/2026). Setelah sebelumnya belum berhasil pada seleksi batch pertama, Nuchaela kembali mencoba pada Batch 2 yang pendaftarannya dibuka sejak Agustus dan ia ikuti pada September 2026.

Nuchaela mengaku pengalaman pada seleksi sebelumnya menjadi bagian dari perjalanannya untuk kembali mencoba. “Sejujurnya saya sudah mendaftar kemarin yang batch 1, tetapi belum diterima sebagai GSA. Jadi, saya mencoba lagi di batch ini dan alhamdulillah  diterima,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu kunci dalam mengikuti seleksi adalah berani mencoba dan tidak terlalu terbebani untuk menghasilkan sesuatu yang sempurna. Ia menilai proses seleksi perlu dijalani dengan sungguh-sungguh. Termasuk tahap self-record interview yang menjadi salah satu tantangan baginya.

Selain pengalaman menjadi representasi Google di lingkungan kampus, GSA memberikan sejumlah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan. Nuchaela menyebut kesempatan mengikuti kegiatan Google di Jakarta, serta mendapatkan pendampingan selama menjalani program.

“Yang paling mudah adalah kita bisa ikut event di Google, di Jakarta. Kita juga bisa dapat merchandise kit dan lain-lain,” jelasnya. Menurut Nuchaela, program tersebut juga cocok bagi mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada bidang kecerdasan artifisial (AI) dan pembuatan konten karena peserta mendapatkan arahan melalui berbagai misi dan tahapan selama program.

Selain itu, peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti kelas yang difasilitasi Google serta mendapatkan sertifikat. Menurut Nuchaela, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk mengembangkan kompetensi dan portofolio mahasiswa di bidang teknologi. Kesempatan tersebut melengkapi pengalaman ambassador karena peserta juga mendapatkan arahan dalam menjalankan berbagai kegiatan selama program untuk mendukung kompetensi digital mahasiswa.

Sebagai GSA UNAIR, Nuchaela nantinya berperan dalam meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pemanfaatan AI dan berbagai fitur Google. Ia menjelaskan bahwa GSA menjadi sumber informasi sekaligus representasi Google yang menyampaikan edukasi kepada mahasiswa.

“Kita sebagai sumber informasi, sebagai perpanjangan tangan dari Google ke UNAIR” tuturnya. Program tersebut juga akan didukung melalui GSA Session yang menyasar mahasiswa, terutama di lingkungan UNAIR, dengan pelaksanaan yang dapat dilakukan secara fleksibel di berbagai tempat.

Ke depan, Nuchaela berharap perannya sebagai GSA dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa. Ia ingin mahasiswa UNAIR semakin mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya AI, sekaligus memanfaatkan teknologi secara optimal untuk mendukung aktivitas akademik maupun pengembangan diri.

Penulis: Abraham Chrisanta Putra

Editor: Yulia Rohmawati

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
If loading takes to long, go back to home by click here .
Scroll to Top