Luh Arlistiani Diana Putri, alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas Airlangga (UNAIR) (Foto : istimewa).

Luh Arlistiani, Alumni FPK UNAIR yang Kembangkan Potensi Bandeng Premium

72 Views•2 minutes read

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) memiliki segudang alumni membanggakan yang berkontribusi di berbagai bidang. Salah satunya adalah Luh Arlistiani Diana Putri, alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK), saat ini ia mengemban amanah sebagai Direktur di PT Baruna Jaya Bali.

PT Baruna Jaya Bali berdiri sejak tahun 2025 yang berfokus pada pengolahan ikan bandeng laut tanpa duri (deboning). Berbeda dari bandeng biasa, produk dari perusahaan tersebut memiliki kualitas unggul yang bebas bau lumpur dan tekstur daging lebih padat.

Dari Potensi Pesisir Jadi Sebuah Bisnis

Arlistiani, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa perjalanan kariernya bermula dari ketertarikannya pada potensi pesisir di Bali Utara. Usai menyelesaikan program fast track S1 hingga S2 Bioteknologi Hasil Perikanan UNAIR, ia mengasah keterampilan profesionalnya melalui pelatihan selama 1 tahun di industri pengolahan ikan. “Pengalaman di lapangan sangat berbeda dengan apa yang kita pelajari saat kuliah. Keterampilan dan profesionalisme kerja tidak bisa didapatkan hanya dengan berdiam diri,” ujarnya.

Sebagai direktur sekaligus pengawas mutu (Quality Control), ia menghadapi beberapa tantangan di awal, antara lain membangun standar operasional pabrik dan mengurus sertifikasi. Selain itu, di awal ia juga perlu melatih tim QC dan puluhan tenaga kerja lokal dalam teknik cabut duri.

Strategi Produk 

Di sisi lain, proses budidaya bandeng di laut memerlukan waktu yang lebih panjang daripada tambak. Waktu budidaya di laut membutuhkan waktu 6 – 8 bulan dan biaya pakan yang cukup tinggi. Meski demikian, strategi branding produk yang berlaku terbukti efektif menembus pasar domestik hingga global..

“Kami mengenalkan bandeng laut tanpa duri agar masyarakat dapat mengkonsumsi ikan yang kaya protein ini lebih mudah. Saat ini jangkauan pemasaran kami telah mencakup berbagai daerah di Indonesia hingga Singapura,” jelasnya.

Tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, PT Baruna Jaya Bali juga menerapkan konsep keberlanjutan lingkungan. Limbah hasil pengolahan ikan, seperti sisik dan sisa duri, dimanfaatkan kembali menjadi produk ekonomis.

Di akhir, Arlistiani menyampaikan kepada para mahasiswa untuk tidak ragu mengambil peluang dan memperbanyak pengalaman kerja di industri. “Saat lulus, cobalah mendaftar di perusahaan manapun untuk belajar karena industri perikanan memiliki potensj dan peluang yang sangat luas,” pungkasnya.

Penulis : Maulya Afifah Zahra

Editor : Ragil Kukuh Imanto

Accessibility ✕
Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia English English
Universitas Airlangga
Excellence with Morality
Scroll to Top