Universitas Airlangga Official Website

Analisis Kepuasan Konsumen terhadap E-Wallet

E-Wallet

Analisis kepuasan konsumen terhadap e-wallet menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan TOPSIS (Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution) adalah pendekatan yang cerdas dan efektif untuk mengukur kinerja e-wallet dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Kedua metode ini memungkinkan perusahaan e-wallet untuk mengevaluasi sejumlah kriteria yang relevan dan mengidentifikasi kelebihan serta kekurangan dari masing-masing platform.


Pertama-tama, metode Simple Additive Weighting (SAW) memungkinkan perusahaan untuk memberikan bobot pada setiap kriteria kepuasan konsumen yang dianggap penting. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat memprioritaskan kriteria-kriteria tertentu yang dianggap paling relevan dalam menentukan kepuasan pengguna. Misalnya, kecepatan transaksi, keamanan, ketersediaan fitur, dan layanan pelanggan dapat menjadi beberapa kriteria yang dinilai. Dengan SAW, bobot diberikan pada masing-masing kriteria dan perhitungan dilakukan untuk menentukan skor keseluruhan untuk setiap e-wallet yang dinilai.

Di sisi lain, metode TOPSIS (Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution) memungkinkan perusahaan untuk membandingkan setiap e-wallet berdasarkan pada kedekatan dengan solusi ideal dan kedekatan dengan solusi terburuk untuk setiap kriteria yang dinilai. Dengan pendekatan ini, perusahaan dapat menentukan e-wallet yang paling mendekati solusi ideal dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Hal ini membantu perusahaan untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan relatif dari masing-masing e-wallet dalam hal kepuasan konsumen.

Dengan menggabungkan kedua metode tersebut, perusahaan e-wallet dapat mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kinerja platform mereka dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Analisis ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk pengambilan keputusan strategis yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pengguna, memperbaiki layanan, dan memperluas pangsa pasar. Selain itu, dengan memperhatikan masukan dari pengguna melalui survei kepuasan, perusahaan dapat secara proaktif menyesuaikan strategi mereka untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan.

Dengan menggunakan e-wallet DANA, OVO, Shopeepay, Gopay, dan Sakuku, analisis kepuasan konsumen dapat dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang relevan, seperti kecepatan transaksi, keamanan, ketersediaan fitur, kualitas layanan pelanggan, dan kemudahan penggunaan. Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil dalam menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan TOPSIS untuk menganalisis kepuasan konsumen terhadap e-wallet yang disebutkan:

Penetapan Kriteria: Identifikasi kriteria-kriteria yang relevan untuk mengukur kepuasan konsumen, seperti yang disebutkan sebelumnya: kecepatan transaksi, keamanan, ketersediaan fitur, kualitas layanan pelanggan, dan kemudahan penggunaan.

Pemberian Bobot: Berikan bobot pada setiap kriteria berdasarkan kepentingannya dalam mempengaruhi kepuasan konsumen. Bobot ini dapat ditentukan berdasarkan survei atau penelitian sebelumnya yang menunjukkan preferensi pengguna.

Pengumpulan Data: Kumpulkan data mengenai performa masing-masing e-wallet terhadap kriteria-kriteria yang telah ditetapkan. Data ini dapat diperoleh dari berbagai sumber, termasuk survei pengguna, analisis transaksi, dan ulasan pelanggan.

Normalisasi: Normalisasi data untuk setiap kriteria agar dapat dibandingkan secara relatif antara e-wallet. Hal ini penting karena kriteria yang berbeda mungkin memiliki skala atau rentang nilai yang berbeda.

Perhitungan Skor SAW: Hitung skor SAW untuk setiap e-wallet dengan mengalikan bobot setiap kriteria dengan nilai normalisasi masing-masing kriteria, kemudian menjumlahkannya untuk mendapatkan skor total.

Perangkingan dengan TOPSIS: Gunakan metode TOPSIS untuk merangkingkan e-wallet berdasarkan kedekatan relatif dengan solusi ideal dan solusi terburuk. Dalam hal ini, solusi ideal adalah e-wallet yang memiliki skor tertinggi pada setiap kriteria, sementara solusi terburuk adalah e-wallet yang memiliki skor terendah.

Analisis dan Interpretasi: Tinjau hasil perangkingan dari kedua metode tersebut. Identifikasi kekuatan dan kelemahan relatif dari masing-masing e-wallet dalam memenuhi kebutuhan dan kepuasan konsumen. Dengan demikian, perusahaan dapat mengambil tindakan yang sesuai untuk memperbaiki layanan mereka dan meningkatkan kepuasan konsumen.

Hasil analisis dari survey kepuasan pada DANA, OVO, Shopeepay, Gopay, dan Sakuku didapatkan ranking pertama yaitu DANA yang kedua yaitu Shopeepay, yang ketiga yaitu Gopay, yang ke empat yaitu OVO dan yang terakhir yaitu Sakuku.

Penulis: Aji Akbar Firdaus

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: https://www.scopus.com/record/display.uri?eid=2-s2.0-85186067041&origin=resultslist&retries=1  Top of Form

Bottom of Form

Anshori, M.Y.Santoso, I.H.Herlambang, T., Tafrikan M., Adinugroho, M., Oktafianto, K.Firdaus, A.A..: Analysis of Customer Satisfaction Survey on E-wallets Using Simple Additive Weighting and TOPSIS Methods. Nonlinear Dynamics and Systems Theory, volume 24, issue 1, pages 28–40, 2024. ISSN: 1562-8353