Universitas Airlangga Official Website

Apakah CFO Akuntan Penting bagi Auditor?

Dalam studi ini penulis mencoba mendalami apakah CFO yang memiliki latar belakang akuntansi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap hasil audit. Peran CFO (Chief Financial Officer) dalam perusahaan telah berkembang pesat dan menjadi posisi kedua tertinggi setelah CEO, atau bahkan menjadi pengganti CEO (Hoitash et al., 2016). CFO bertanggung jawab mengawasi pelaporan keuangan dan anggaran, kontrol internal, serta memastikan perusahaan mematuhi peraturan akuntansi yang relevan. Mereka juga memiliki pengaruh dalam investasi dan biaya operasional, sehingga berpengaruh pada hasil perusahaan seperti pendanaan eksternal dan efisiensi biaya (Hoitash et al., 2016). Selain itu, CFO juga berperan dalam pertemuan perencanaan audit dan berusaha mempengaruhi aspek kontrol internal dan ruang lingkup audit (Hellman, 2011).

Namun, peran CFO saat ini telah mengalami perubahan. Tugas-tugas keuangan kini tidak lagi menjadi fokus utama, melainkan lebih condong pada aktivitas strategis. Hasil survei menunjukkan bahwa 41% CFO lebih banyak menghabiskan waktu untuk mengelola tugas-tugas non-keuangan yang menjadi input penting dalam pengambilan keputusan bisnis (Ross, 2019). Konsep CFO sebagai mitra bisnis daripada perencana keuangan telah diakui secara luas (“The Ideal CFO is More Business Partner Than Accountant”, 1998). Hal ini juga tercermin dalam tren penurunan perekrutan CFO yang memiliki sertifikasi CPA selama tahun 2010-an. Pada tahun 2013, hanya 18% CFO baru yang memiliki sertifikasi CPA, dibandingkan dengan 34% pada tahun 2012 dan 29% pada tahun 2011 (Murphy, 2013). Padahal, tanggung jawab utama CFO berhubungan dengan bidang akuntansi. Beberapa penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan ketika CFO memiliki latar belakang akuntansi. CFO akuntan cenderung lebih konservatif dalam investasi penelitian dan pengembangan, serta pendanaan eksternal, dan menunjukkan efisiensi biaya yang lebih tinggi (Hoitash et al., 2016). Mereka juga memiliki kualitas pelaporan keuangan yang lebih baik dan tingkat kesalahan restatement yang lebih rendah (Aier et al., 2005), serta mengelola kontrol internal dengan lebih baik (Li et al., 2010). Berdasarkan faktor-faktor yang memengaruhi hasil audit, seperti pilihan auditor, biaya audit, kualitas audit, dan keterlambatan laporan audit, penelitian ini tertarik untuk menguji hubungan antara latar belakang akuntansi CFO dengan hasil audit. Auditor memiliki tanggung jawab untuk memastikan informasi dalam laporan keuangan perusahaan dan ini terkait erat dengan tanggung jawab CFO. CFO juga sering berinteraksi dengan auditor selama menjalankan tugas mereka (Payne & Williamson, 2021). Studi ini didukung oleh teori Upper Echelons yang menyatakan bahwa pengalaman dan nilai-nilai eksekutif dapat mempengaruhi proses pengambilan keputusan mereka (Hambrick, 2007). Oleh karena itu, studi ini ingin mengetahui nilai yang diberikan oleh auditor pada CFO akuntan, yang diukur melalui hasil audit seperti pilihan auditor, biaya audit, kualitas audit, dan keterlambatan laporan audit. Penelitian ini penting karena tanggung jawab CFO terkait dengan audit laporan keuangan (Hoitash et al., 2016) dan belum banyak penelitian yang mengkaji hubungan ini sebelumnya. Penelitian ini memberikan dua kontribusi. Pertama, memperkaya literatur tentang CFO, terutama CFO dengan latar belakang akuntansi. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang hasil audit, khususnya dalam konteks Indonesia. Kedua, hasil penelitian ini dapat membantu perusahaan dalam memilih CFO yang sesuai, karena tanggung jawab CFO terkait dengan pekerjaan audit, serta berguna bagi pihak luar untuk menilai kinerja dan membuat keputusan terkait hasil audit perusahaan dengan CFO berlatar belakang akuntansi.

Metode dan Hasil

Penelitian ini menggunakan sampel CFO dari perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2010 hingga 2018. CFO dibagi menjadi dua kelompok, yaitu CFO dengan latar belakang akuntansi dan CFO dengan latar belakang non-akuntansi. CFO dengan latar belakang akuntansi adalah CFO dengan sertifikasi CPA atau memiliki pengalaman sebagai controller atau auditor (internal dan eksternal). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi fixed-effect untuk menguji hubungan antara CFO akuntan dengan hasil audit. Hasil analisis menunjukkan bahwa CFO akuntan lebih cenderung memilih firma akuntansi Big4. Selain itu, mereka berhubungan secara signifikan dengan biaya audit yang lebih tinggi dan kualitas audit yang lebih baik, serta memiliki laporan audit yang lebih singkat. Temuan ini menunjukkan bahwa CFO akuntan dapat berpengaruh pada hasil audit karena latar belakang akuntansi yang dimiliki dan penilaian auditor terhadap CFO akuntan.

Penulis: Gabriella Handoyo, Yani Permatasari, Nadia Anridho, Khairul Anuar Kamarudin, Agnes Aurora Ngelo

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di: Does accountant CFO matter to auditor?