Atresia bilier adalah etiologi utama kolestasis pada awal masa bayi. Gangguan ekskresi cairan empedu menyebabkan peningkatan kadar bilirubin, yang menyebabkan kulit dan mukosa tampak menguning. Asam ursodeoksikolat terbukti dapat memperbaiki fungsi hati jika segera diberikan sehingga dapat mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Namun demikian, efektivitas penggunaan asam ursodeoksikolat untuk mengobati kolestasis pada pasien anak masih diperdebatkan. Studi ini dilakukan untuk menilai respon pengobatan asam ursodeoksikolat terhadap biomarker hati pada bayi dengan kolestasis.
Studi ini menggunakan metode penelitian kohort retrospektif pada bayi dengan kolestasis yang menjalani pengobatan asam ursodeoksikolat selama dua minggu. Data sekunder didapatkan melalui rekam medis, antara lain aspartat aminotransferase, alanin aminotransferase, bilirubin total, dan bilirubin direk pada darah. Data dianalisis berdasarkan hasil pemeriksaan biopsi hati, menggunakan SPSS versi 23. Studi ini melibatkan 64 bayi dengan kolestasis dengan rasio jenis kelamin yang setara. Pengobatan asam ursodeoksikolat pada pasien kolestasis dapat menurunkan tingkat biomarker hati. Kadar bilirubin total dan bilirubin direk menurun pada individu di kedua kelompok. Kadar yang signifikan tercatat pada individu dengan hasil biopsi yang belum menunjukkan adanya kerusakan hati (p=0,007 dan p=0,012).
Asam ursodeoksikolat memberikan harapan dalam pengobatan kolestasis atau sebagai terapi tambahan dalam menurunkan kadar bilirubin dan memperbaiki fungsi hati. Pemberian asam ursodeoksikolat pada bayi dengan kolestasis yang belum mengalami fibrosis hati memberikan hasil yang lebih baik. Oleh karena itu, deteksi dini kolestasis secara tepat waktu sangat penting untuk menentukan waktu yang ideal untuk pemberian obat dan mengoptimalkan luaran pasien.
Penulis: Dr. Bagus Setyoboedi, dr.,Sp.A(K)
Disarikan dari: Hanifah, N., Setyoboedi, B., Wungu, C. D. K., & Prihaningtyas, R. A. (2024). The applications of Ursodeoxycholic acid in infant with cholestasis: A retrospective cohort analysis. Edelweiss Applied Science and Technology, 8(6), 5075-5081. https://doi.org/10.55214/25768484.v8i6.3113





