UNAIR NEWS – Kelompok mahasiswa BBK 7 Universitas Airlangga (UNAIR) Kesambi melaksanakan program kerja POSLING (Polisi Lingkungan) di SMPN 2 Pucuk, Desa Kesambi, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi siswa agar lebih semangat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekolah, terutama kelas.
Kegiatan diawali dengan sosialisasi tentang kebersihan lingkungan dan pengenalan program kerja POSLING serta pengangkatan anggota polisi lingkungan yang berkolaborasi dengan OSIS. Polisi lingkungan terpilih akan menjalankan tugas mengawasi dan menilai kebersihan kelas selama 11 hari, dimulai dari tanggal 15 Januari 2026 sampai dengan 24 Januari 2026. Kelas dengan nilai tertinggi ditetapkan sebagai kelas terbersih dan layak diberi hadiah sebagai bentuk apresiasi atas upaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Program POSLING merupakan upaya mahasiswa BBK 7 UNAIR untuk meningkatkan kebersihan dan ketertiban di SMPN 2 Pucuk. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa BBK berperan sebagai pendamping dengan memberikan arahan selama program kerja berlangsung. Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran, kedisiplinan, dan kepedulian siswa terhadap kebersihan lingkungan sekolah.
Program ini mendapatkan respons positif dari pihak sekolah dan siswa. “Kami sangat senang dengan kedatangan para mahasiswa BBK 7 UNAIR serta diberikan kesempatan untuk berkolaborasi secara langsung, harapan kami dengan adanya program kerja POSLING dapat mendorong motivasi siswa SMPN 2 Pucuk supaya lebih semangat untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama dapat mengelola sampah dengan baik”. Ujar bapak Taji selaku wakil kepala sekolah SMPN 2 Pucuk.
Sosialisasi dihadiri oleh 68 siswa SMPN 2 Pucuk. Pemateri, yaitu Fandy Ahmad Firmansyah Anwar secara aktif bertanya kepada peserta sosialisasi tentang sejauh mana pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga kebersihan sekolah.
Selanjutnya, mahasiswa membentuk panitia polisi lingkungann yang terdiri atas 3 orang anggota OSIS, yakni Indah, Fandi, dan Septi. Ketiganya bertugas mengawasi dan menilai kebersihan kelas setiap harinya dengan mencentang kriteria di formulir yang telah disediakan. Indah sebagai polisi lingkungan menyatakan bahwa proses pemantauan kebersihan berjalan lancar dan tertib.
Pada Senin (26/1/2026), sebagai penutupan program kerja mahasiswa BBK 7 UNAIR memberikan reward kepada kelas dengan poin tertinggi, yaitu kelas 7B dengan perolehan poin 34 dari 48 poin. Penghargaan juga diberikan kepada 3 anggota polisi lingkungan karena telah melakukan tugasnya dengan sangat baik.
Pada awal survey, Kepala Sekolah SMPN 2 Pucuk, Bapak Abdul Malik S.R., S.Pd., M.M mengatakan bahwa masih banyak murid yang tidak membuang sampahnya sendiri, misalnya setelah jajan di kantin. Dilihat dari formulir penilaian seluruh kelas, 29 dari 48 hari (60.42%), tidak ada siswa yang terlihat membuang sampah sembarangan.
Program POSLING dirancang dan dilaksanakan oleh mahasiswa BBK 7 UNAIR sebagai bentuk upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 12 dan 13, melalui pembiasaan perilaku bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Program ini menerapkan pendekatan partisipatif dengan melibatkan seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan berkelanjutan.
Penulis: Lilik Nur Khumaidah, Intan Saputri




