Universitas Airlangga Official Website

BBK Banyuwangi Latih Kemampuan Public Speaking Siswa

UNAIR NEWS – Salah satu tim KKN Belajar Bersama Komunitas (BBK) Universitas Airlangga desa Purwoharjo  telah melaksanakan program pengabdian masyarakat dalam bidang pendidikan yaitu “Edukasi Public Speaking dan Keberanian Menyatakan Pendapat bagi Anak Sekolah Dasar (BERANI BICARA)”. Program ini merupakan bagian dari upaya Universitas Airlangga untuk mendukung pembangunan komunitas pedesaan yang berkelanjutan melalui penerapan ilmu pengetahuan secara praktis. Fokus utama dari edukasi public speaking pada anak adalah untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sejak dini. Kegiatan ini bertempat di MI NU 1 Purwoharjo yang di hadiri oleh seluruh siswa kelas 6A dan 6B dengan total 39 siswa.

Program “BERANI BICARA” bertujuan melatih keberanian dan rasa percaya diri anak serta mengembangkan kemampuan komunikasi sejak dini. Kegiatan ini mencakup penyampaian materi dasar public speaking, simulasi berbicara di depan kelas, serta kegiatan berpendapat dan bercerita di depan teman-teman menggunakan kartu ekspresi. Anak-anak kelas 6 MI NU 1 Purwoharjo terlibat aktif dalam sesi interaktif yang dirancang menyenangkan untuk membangun kepercayaan diri mereka secara sopan dan terarah.

Program ini mendukung SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dengan melatih keterampilan komunikasi para siswa, serta SDG 10 (Reduced Inequalities) dengan mengurangi kesenjangan melalui pemberdayaan anak-anak agar lebih percaya diri dalam bersuara. Pihak sekolah sangat berharap kegiatan ini mampu memberikan ilmu yang bermanfaat kepada para siswa “Semoga kedatangan mahasiswa KKN tidak hanya memberikan manfaat bagi perkembangan kemampuan siswa, tetapi juga semoga para mahasiswa dapat mengambil pelajaran berharga dan pengalaman dari anak-anak di MI NU 1 Purwoharjo”.  Adapun indikator keberhasilan dari program “BERANI BICARA” mencakup partisipasi aktif para siswa kelas 6 dalam berbicara di depan kelas tanpa paksaan, dan kemampuan presentasi sederhana secara lisan dengan bahasa yang sopan dan jelas, serta peningkatan kepercayaan diri para siswa selama kegiatan. Kedepannya, diharapkan kemampuan ini dapat terus dilatih melalui rutinitas sekolah agar anak-anak berkembang menjadi pembicara unggul untuk masa depan anak bangsa yang lebih baik.