UNAIR NEWS – Beberapa daerah di Indonesia masih belum terjamah oleh pemerataan fasilitas kesehatan. Sebagai bentuk kepedulian atas kondisi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keperawatan (FKp) Universitas Airlangga (UNAIR) mengadakan kegiatan Pengabdian Masyarakat Sustainable Development Goals (Pengmas SDGs). Program ini merupakan bagian dari inisiasi program SDGs Center UNAIR yang bertujuan membantu mengatasi permasalahan beberapa desa di Indonesia.
Kegiatan Pengmas SDGs kali ini berlangsung di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, Madura, sejak Sabtu (10/5/2025) hingga Minggu (25/5/2025). Ketua BEM FKp UNAIR, Muhammad Rizqi Hidayat, mengungkapkan bahwa program ini terdiri atas beberapa agenda yang berfokus pada tiga poin SDGs, yakni poin ke-3 Good Health and Well-Being, poin ke-14 Life Below Water, serta poin ke-15 Life on Land.
“Kami mengusung program GEMILANG Pesanggrahan sebagai solusi komprehensif berdasarkan kebutuhan dan kondisi warga desa. GEMILANG Pesanggrahan ini berfokus pada penguatan kesehatan masyarakat dan dan perbaikan kualitas lingkungan,” jelas Rizqi.

Agenda GEMILANG Pesanggrahan
Salah satu agenda dalam program GEMILANG Pesanggrahan adalah kegiatan bertajuk Sehat Bersama Pesanggrahan dan Generasi Berdaya. Kegiatan ini berupa cek kesehatan meliputi cek kolesterol, asam urat, dan gula darah yang menyasar berbagai pihak, mulai dari bayi hingga lansia.
“Guna menyukseskan kegiatan ini, kami berkolaborasi dengan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) setempat. Kami menyebut kegiatan ini sebagai inovasi dalam pelayanan kesehatan yang menggabungkan berbagai layanan dasar dalam satu tempat,” tutur Rizqi.
Selain cek kesehatan, terdapat pula kegiatan senam lansia dan senam diabetes. “Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup lansia di desa dengan memastikan mereka mendapatkan edukasi dan fasilitas kesehatan yang memadai,” ujar Rizqi.
Harapan Keberlanjutan
Rizqi mengungkapkan bahwa selama pelaksanaan kegiatan, tim sempat menghadapi sejumlah kendala, salah satunya perbedaan bahasa dengan warga setempat. Meski demikian, seluruh rangkaian agenda GEMILANG Pesanggrahan tetap berhasil menuai respons positif dari masyarakat setempat.
“Respons warga selama kami melakukan kegiatan di Desa Pesanggrahan sangatlah antusias. Bahkan jumlah partisipan yang hadir melebihi target yang diperkirakan oleh kami,” ungkap Rizqi.
Pada akhir, Rizqi menyampaikan harapannya agar program ini menjadi langkah awal dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, berpendidikan, dan berwawasan lingkungan. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan program-program kepedulian sosial seperti ini sebagai upaya nyata dalam mendukung tercapainya tujuan SDGs.
“Dengan konsistensi dan kolaborasi lintas sektor, kontribusi tersebut akan sangat berarti dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan,” tutup Rizqi.
Penulis: Selly Imeldha
Editor: Ragil Kukuh Imanto





