UNAIR NEWS – Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM Universitas Airlangga (UNAIR) melalui program Gerbang Desa (GERDES) Jilid XI menyelenggarakan Medical Check Up (MCU) gratis bagi masyarakat Desa Cepokolimo, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini bekerja sama dengan RSI Siti Hajar Sidoarjo dan melibatkan Bidan Desa Cepokolimo, kader posyandu, serta Kepala Dusun Pasinan.
Pemeriksaan meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, dan kadar gula darah. Masyarakat juga memperoleh edukasi mengenai pola hidup sehat dan pentingnya melakukan deteksi dini penyakit tidak menular. Pembagian minuman probiotik secara gratis turut menjadi bagian dari kegiatan sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan.
Antusiasme Masyarakat Tinggi
Sejak pagi, warga tampak antusias mengikuti pemeriksaan. Hampir 100 peserta memanfaatkan layanan kesehatan gratis. Tingginya jumlah peserta menunjukkan masih adanya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemeriksaan yang mudah terangkau dan tersedia di lingkungan tempat tinggal.
Anifaizah, Kepala Dusun Pasinan sekaligus kader posyandu, menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi warga karena membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Menurutnya, pemeriksaan seperti ini dapat menjadi langkah awal agar masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dan tidak hanya memeriksakan diri ketika mengalami keluhan.
Temuan Gula Darah dan Hipertensi
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya sejumlah warga yang memiliki faktor risiko penyakit tidak menular. Koordinator Tim Kesehatan RSI Siti Hajar Sidoarjo, Eka Dwi Estiawat, SKep Ns MKes menyampaikan bahwa kadar gula darah tinggi menjadi salah satu temuan yang cukup banyak ditemukan.
“Hari ini hampir 100 peserta mengikuti kegiatan MCU. Sekitar 30 sampai 40 persen didominasi dengan gula darah yang cukup tinggi, sedangkan sekitar 20 persen lainnya ditemukan memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi,” ungkapnya.
Temuan tersebut menjadi perhatian karena diabetes melitus dan hipertensi dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang jelas. Kondisi ini membuat pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi penting untuk mengetahui risiko penyakit sejak dini.
Edukasi Dorong Perubahan Perilaku
Bidan Desa Cepokolimo, Nur Khayati, menilai kegiatan tersebut tidak hanya memberikan manfaat melalui pemeriksaan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan. Edukasi diharapkan dapat mendorong warga untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia secara rutin melalui posyandu maupun kegiatan kesehatan lainnya.
Melalui kegiatan GERDES Jilid XI, mahasiswa UNAIR turut berperan dalam mendekatkan layanan dan informasi kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk pengabdian mahasiswa untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat secara langsung.
Perkuat Kolaborasi untuk Kesehatan
Pelaksanaan MCU gratis ini mendukung SDGs Tujuan 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya promotif dan preventif di masyarakat. Kolaborasi antara BEM Universitas Airlangga, RSI Siti Hajar Sidoarjo, pemerintah desa, kader kesehatan, tenaga kesehatan, dan masyarakat juga sejalan dengan SDGs Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat harapannya tidak menunggu hingga sakit untuk melakukan pemeriksaan. Kesadaran melakukan deteksi dini dan menjaga pola hidup sehat menjadi langkah penting untuk mencegah risiko penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Cepokolimo.
Penulis: Nasywaa Mardhiyah Indrayani





