Universitas Airlangga Official Website

BEM UNAIR Gelar Career Mastery Program Bersama Asisten Muda Walikota Surabaya

Pembukaan Materi ‘Start Preparing Not Comparing’ oleh Gaos Tipki Alpandi (Foto: SS Zoom)

UNAIR NEWS – Kementerian Pengembangan Profesi BEM UNAIR menggelar acara ‘Career Mastery Program’ yang merupakan serangkaian acara dari kegiatan Airlangga Mastermind. Airlangga Mastermind merupakan kegiatan BEM UNAIR yang memberikan fasilitas mentoring bagi mahasiswa dan freshgraduate dengan menghadirkan pembicara profesional. Kegiatan ‘Career Mastery Program’ terlaksana secara daring pada Sabtu (27/1/2024). 

Salah satu pembicara dalam ‘Career Mastery Program’ adalah Gaos Tipki Alpandi, mahasiswa jurusan Statistika UNAIR yang memiliki banyak prestasi dan pengalaman dalam dunia profesional. Gaos merupakan Asisten Muda Walikota Surabaya, Delegasi Sekolah Staf Presiden X Pertamina 2023, dan Ketua Beswan Djarum 38 Surabaya. 

Dalam kesempatan tersebut, Gaos menyampaikan beberapa tips bagi mahasiswa untuk mengelola sumber daya yang ada demi mencapai karir di masa depan. Bagi Gaos, terdapat 3 poin penting dalam manajemen karir yang baik yaitu networking, manajemen waktu, dan work life balance. 

Networking bertujuan untuk membentuk koneksi dan hubungan dengan orang lain. Hal itu sangat penting untuk membangun karir di masa depan. Selain membangun karir, networking juga dapat bermanfaat sebagai sarana kolaborasi, belajar, bertukar pikiran, dan lain-lain,” papar Gaos. 

BEM UNAIR. Sesi tanya jawab bersama peserta Career Mastery Program (Foto: SS Zoom)

Menurut Gaos, networking memiliki banyak manfaat seperti dapat mengeksplor peluang karir baru, membangun kontak dengan industri, dan sarana menemukan ide untuk mengeksplor hal-hal baru. Manfaat tersebut, lanjut Gaos, menjadikan individu lebih memiliki banyak peluang daripada kompetitor yang tidak mengembangkan networking dalam kehidupan. 

“Cara efektif untuk melakukan networking adalah dengan memperbanyak kesempatan bertemu dengan banyak orang. Contoh nyata dalam lingkup perkuliahan itu dengan ikut organisasi atau event tertentu. Selain itu, memanfaatkan platform seperti linkedin dan sosial media juga merupakan sarana membangun networking yang efektif,” ujar Gaos.

Gaos memaparkan bahwa menemukan cara kerja yang tepat dan efektif sangat membantu untuk menyusun karir masa depan. Dengan begitu, sambung Gaos, akan tercapai keseimbangan dalam kegiatan sehari-sehari atau disebut dengan work life balance.

“Pastikan bahwa kegiatan yang kita lakukan sehari-hari itu membawa manfaat pada karir kita selanjutnya. Sehingga, kita melakukan kegiatan tersebut dengan baik dan dapat menambah ilmu atau ide-ide baru lainnya. Jika kegiatan itu kurang relevan maka cari kegiatan lain yang lebih bermanfaat agar waktu kita tidak terbuang sia-sia,” pungkas Gaos ketika menjawab pertanyaan seputar tips mewujudkan work life balance. 

Penulis: Adinda Aulia Pratiwi

Editor: Nuri Hermawan