UNAIR NEWS – Kementerian Pengabdian Masyarakat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali membaktikan diri kepada masyarakat melalui kegiatan pengabdian masyarakat yang bertajuk “GARDA X AGIP 2026”. Gerakan Akselerasi Masyarakat Berdaya (GARDA) tersebut berfokus pada pendekatan edukatif yang menyasar pada lima bidang pendidikan. Antara lain kesehatan, teknologi, ekonomi, lingkungan, dan keagamaan.
Program GARDA adalah kegiatan pengabdian masyarakat yang unik dan relatif baru karena berkolaborasi dengan Airlangga Global Impact Project (AGIP). Sehingga program-program yang dicanangkan pun berbasis nilai global dan berorientasi internasional.
Akomodasi Keberagaman Agama
Salah satu program yang menyasar bidang pendidikan keagamaan untuk umat kristiani adalah acara Christmas Eve yang dilakukan di GKJW Kucur, Kecamatan Dau, Malang pada Rabu (7/1/2026). Program ini terselenggara berdekatan dengan momentum Natal dan terealisasi sebagai bentuk perayaan Natal sekaligus upaya menumbuhkan nilai-nilai spiritual bagi umat Kristiani, khususnya anak-anak di Desa Kucur. Melalui kegiatan ini, kementerian pengabdian masyarakat menunjukkan komitmennya dalam mengakomodasi keberagaman keagamaan di tengah masyarakat.

Acara Christmas Eve dimulai pukul 17.00 hingga pukul 19.00 yang dipenuhi dengan antusiasme tinggi dari anak-anak GKJW Kucur di setiap mata acaranya. Hal ini terbukti melalui kehadiran kurang lebih 40 anak-anak GKJW Kucur. Mulai dari yang masih berusia 6 tahun bahkan sampai tingkat sampai SMP.
Sambutan menjadi pembuka sekaligus doa pembuka oleh ketua pelaksana dari kegiatan GARDA X AGIP. Lalu dilanjut dengan lagu pujian yang penuh dengan nyanyian semangat dan tepuk tangan dari anak-anak GKJW Kucur. Selanjutnya, ada berbagai macam ice breaking yang berorientasi pada nilai-nilai Kristiani, misalnya menyanyikan lagu pujian sembari bermain, quiz singkat mengenai
Menanamkan Nilai Spiritualitas dan Kreativitas
Setelahnya, terdapat mata acara rock painting session, yakni aktivitas melukis di sebuah batu yang bertemakan natal. Lalu berlanjut dengan aktivitas menulis Christmas card yang berisi harapan, ucapan, ataupun doa di moment natal. Anak-anak dengan sangat antusias menunjukkan karya lukisan terbaiknya sehingga terpilih tiga karya terbaik untuk mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada mereka.
Selanjutnya, terdapat mata acara menonton bersamasebuah film pendek yang bertemakan Natal. Acara ini mereka pilih karena dapat menghibur anak-anak GKJW Kucur sehingga sukacita Natal dapat dirasakan secara optimal. Film ini mengundang antusiasme yang cukup besar dari anak-anak GKJW Kucur.
Tuai Apresiasi dan Kesan
Kemudian, acara berlanjut dengan doa berkat sekaligus kalimat penutup oleh Pendeta GKJW Kucur. Pendeta GKJW dalam pesan penutupnya mengapresiasi dan memberikan kesan baik terhadap acara Christmas Eve ini. Kerja sama antara GKJW Kucur dan GARDA X AGIP sukses berkolaborasi dalam membangun perayaan Natal yang berkesan bagi anak-anak GKJW Kucur. Selanjutnya, dokumentasi bersama menjadi penutup kegiatan.
Melalui acara Christmas Eve, Kementerian Pengabdian Masyarakat GARDA X AGIP memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan keagamaan bagi anak-anak yang merupakan umat kristiani di Desa Kucur. Kegiatan ini menjadi ruang pembinaan spiritual yang terkemas dengan menyenangkan. Kehadiran program ini menegaskan komitmen Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR dalam menghadirkan kegiatan yang inklusif dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
Penulis: Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR
Editor: Yulia Rohmawati





