UNAIR NEWS – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar perhelatan akbar EXPO Kewirausahaan Pembelajaran Dasar Bersama (PDB) semester genap tahun akademik 2025/2026. Berlangsung meriah pada Sabtu (4/7/2026), rangkaian acara ini diawali dengan senam sehat di halaman depan Kantor Manajemen, Kampus MERR-C UNAIR. Kegiatan berlanjut dengan parade mahasiswa menuju area pameran inovasi bisnis di sepanjang Boulevard Gedung Nano.
Seremoni pelepasan balon serta penyampaian sambutan oleh Direktur Pendidikan UNAIR Dr Maftuchah Rochmanti dr MKes resmi menjadi pembuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa EXPO Kewirausahaan ini merupakan wujud nyata implementasi mata kuliah PDB guna mendidik dan menguatkan karakter mahasiswa UNAIR sejak tahun pertama perkuliahan.
Entrepreneurship dan Pentingnya Kesehatan Fisik-Mental
Dr Maftuchah memaparkan bahwa kegiatan ini selaras dengan visi UNAIR untuk menjadi universitas unggul di tingkat dunia, serta mendukung langkah transformasi kampus menuju Entrepreneurial University. Ia menegaskan kepada ribuan mahasiswa yang hadir bahwa esensi dari kewirausahaan jauh melampaui sekadar mencari keuntungan finansial. Melainkan menjadi wadah pembentukan karakter.
“Perlu kita ketahui bersama bahwa entrepreneur ini bukan semata-mata untuk kesejahteraan ekonomi. Namun yang lebih penting dari itu adalah semangat kolaborasi, inovasi, serta pengembangan berbagai soft skill yang memang sangat kita butuhkan saat terjun ke masyarakat dan dunia industri kelak,” ungkapnya.

Untuk menunjang kerasnya proses belajar tersebut, Dr Maftuchah sangat mengapresiasi konsep pembukaan acara yang diawali dengan olahraga bersama. Menurutnya, kesehatan fisik memiliki korelasi yang sangat kuat dengan kesehatan mental mahasiswa. “Kita berada di sini untuk menimba ilmu. Tetapi hal tersebut tentunya harus dilakukan dengan fisik badan yang sehat serta jiwa yang sehat pula. Senam bersama ini membuat suasana jauh lebih menarik,” tambahnya.
Merintis Inovasi Bisnis Berbasis Etika
Dr Maftuchah juga memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan kerja keras kelompok-kelompok mahasiswa. Ia menilai mahasiswa semester satu dan dua telah sukses melalui proses akademik yang panjang berbekal kolaborasi yang solid. Mulai dari menyusun proposal bisnis, mengimplementasikan penjualan mingguan, hingga melakukan evaluasi operasional.
“Anda semuanya di tahun pertama ini sudah berhasil membuat suatu usaha yang dirintis mandiri, mengembangkan networking, serta belajar berbisnis bersama dengan semangat kolaborasi. Ini adalah sebuah pekerjaan panjang yang luar biasa dan patut kita apresiasi,” tuturnya bangga.
Dr Maftuchah berpesan agar semangat berwirausaha dan penciptaan produk berbasis teknologi ini tidak berhenti begitu saja ketika mata kuliah PDB usai. “Lanjutkan, kembangkan, dan teruskan supaya bisnis ini menjadi lebih besar. Dan yang terpenting, tetaplah mengedepankan etika, tidak hanya mengejar materi namun juga membawa kesejahteraan bersama. Hal ini sesuai dengan moto Universitas Airlangga, Excellent with Morality,” pungkasnya.
Penulis: Muhammad Yasir Dharmawan D.
Editor: Yulia Rohmawati





