
Mahasiswa UNAIR Ciptakan Pengganti Massa Tulang dari Serpihan Terumbu Karang
Mahasiswa UNAIR membuat bahan pengganti massa tulang yang hilang akibat operasi kanker tulang (osteosarcoma), yang dibuat dari terumbu karang.

Mahasiswa UNAIR membuat bahan pengganti massa tulang yang hilang akibat operasi kanker tulang (osteosarcoma), yang dibuat dari terumbu karang.

Mahasiswa lintas fakultas Universitas Airlangga mengubah citra kawasan eks lokalisasi Dolly yang terletak di Kecamatan Pakis Sidokumpul, Surabaya.

Melimpahnya tanaman lidah buaya (Aloe vera) di ujung selatan Jawa Timur, Trenggalek, berhasil dimanfaatkan oleh kelima mahasiswa Universitas Airlangga.

Guna mempermudah dan menggugah kesadaran masyarakat mengecek gula darahnya, mahasiswa FK UNAIR membuka stand pelayanan “Cek Gula Darah Drive Thru”.

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR Banyuwangi menemukan pelet kroto (PELO) sebagai pakan ikan yang efektif mempercepat pertumbuhan ikan lele.

Mahasiswa UNAIR di Banyuwangi berinovasi mengolah limbah kulit pisang kepok menjadi masker wajah yang bisa untuk mempercantik wajah.

Mahasiswa UNAIR PSDKU Banyuwangi menginisiasi PKK Kelurahan Karangrejo merajut bisnis memanfaatkan internet, sebagai revitalisasi peran PKK.

Mahasiswa Fakultas Farmasi UNAIR berhasil berinovasi “menyulap” limbah kulit semangka menjadi masker wajah antioksidan alami. Sudah dikenalkan ke pasar.

Mahasiswa UNAIR berhasil membuat alat untuk menurunkan kadar logam berat pada kerang laut. Nama alat tersebut PUMMACH ((Depuration Mini Machine).

Digagaslah suatu kreativitas berupa buku SINOM (Sinau Ambek Dolan). SINOM merupakan buku etnik karya tim mahasiswa Universitas Airlangga.

Mahasiswa FISIP UNAIR melakukan penelitian keberadaan Wayang Timplong, khas Kab. Nganjuk. Diharapkan wayang ini bisa diselematkan dari kepunahan.

Lima mahasiswa UNAIR berhasil membuat perangkat aplikasi berbasis mobile untuk deteksi dini pre-eklamsia, untuk meminimalkan kematian ibu melahirkan.