
Mahasiswa UNAIR Temukan Material Penumbuh Sel Tulang dari Cangkang Bekicot
Mahaaiswa FST UNAIR meneliti material yang dapat meningkatkan sifat mekanis dan mempercepat pertumbuhan sel tulang, yang terbuat dari cangkang bekicot.

Mahaaiswa FST UNAIR meneliti material yang dapat meningkatkan sifat mekanis dan mempercepat pertumbuhan sel tulang, yang terbuat dari cangkang bekicot.

Mahasiswa FST Unair berinovasi dalam penelitiannya dan menemukan solusi yang berpotensi meningkatkan hemodialisis dengan kinerja lebih optimal.

Mahasiswa UNAIR berinovasi membuat alat permainan monopoli edukasi “Motif Kita Sehat” untuk penderita penyakit kusta di Desa Sumber Glagah, Kab. Mojokerto.

Mahasiswa UNAIR berkreasi membuat model pembudidayaan ikan bandeng sekaligus media tanam sayur secara hidrophonik, di Kel. Kalijudan Surabaya.

Kesadaran akan pentingnya kesehatan semakin meningkat seiring dengan majunya tingkat pendidikan dan pendapatan masyarakat. Hal ini berpengaruh terhadap pola pikir masyarakat untuk menempuh usaha agar tubuhnya tetap sehat. Berbagai hal mulai dilakukan masyarakat, mulai dari rutin berolahraga hingga mengkonsumsi produk herbal ketimbang suplemen berbahan kimia yang memiliki efek samping.

Mahasiswa FST UNAIR membuat Nisa Kit untuk mendeteksi makanan itu mengandung nitrosamin atau tidak. Nitrosamin senyawa karsinogen kanker.

Mahasiswa FKM UNAIR jajanan Mie Jelly yang kaya karbohidrat, protein, lemak, dan kalsium ini, yang terbuat dari tepung buah biji mangga.

Keilmuan yang didapat selama berkuliah berhasil dimanfaatkan oleh lima mahasiwa Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga.

Jantung pisang (ontong) yang melimpah di Banyuwangi, oleh mahasiswa UNAIR dijadikan konsentrat. Hasilnya dapat menurunkan kolesterol pada daging kambing.

Mahasiswa UNAIR membuat bahan pengganti massa tulang yang hilang akibat operasi kanker tulang (osteosarcoma), yang dibuat dari terumbu karang.

Mahasiswa lintas fakultas Universitas Airlangga mengubah citra kawasan eks lokalisasi Dolly yang terletak di Kecamatan Pakis Sidokumpul, Surabaya.

Melimpahnya tanaman lidah buaya (Aloe vera) di ujung selatan Jawa Timur, Trenggalek, berhasil dimanfaatkan oleh kelima mahasiswa Universitas Airlangga.