
Mahasiswa UNAIR Banyuwangi Ajari PKK Olah Kulit Pisang Bernilai Ekonomis
Mahasiswa UNAIR Banyuwangi melatih mengolah kulit pisang menjadi produk bernilai ekonomis sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.

Mahasiswa UNAIR Banyuwangi melatih mengolah kulit pisang menjadi produk bernilai ekonomis sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.

Mahasiswa FISIP UNAIR meneliti tradisi unik lamaran di Kab.Lamongan. Uniknya, yang melawar pihak wanita kepada laki-laki, sebagai tradisi rintisan sejarah.

Mahasiswa Budidaya Perairan UNAIR Banyuwangi melakukan pengabdian pada anak berkebutuhan khusus, membuat Aquascape untuk melancarkan dalam berkomunikasi.

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR menciptakan sarana edukasi kemaritiman dengan software game berbasis android.

Mahasiswa Fakultas Farmasi UNAIR membuat Bedak Tabur Multipurpose untuk penyakit kulit dari bahan herbal: daun kemangi, serai, sirih, dan daun beluntas.

Inovasi mahasiswa Fak Farmasi UNAIR menghasilkan Aloe-deopads yang mengandung lidah buaya (Aloe vera L.) dan mempunyai berkhasiat sebagai deodorant.

Saat ini sedang dikembangkan penelitian produk rejuvenation (peremajaan kulit) berbahan dasar metabolic product stem cell dari amnion

Mahasiswa FISIP UNAIR teliti nilai-nilai yang terkandung dalam ritual adat “Kebo-Keboan” bagi masyarakat Osing Banyuwangi. Diangkat dalam proposan PKMSH.

“Kampung Majapahit” dibangun untuk melestarikan The Spirit Of Majapahit. Mahasiswa FISIP UNAIR mengabdikan diri untuk meningkatkan destinasi wisata ini.

Lima mahasiswa S-1 Pendidikan Apoteker memiliki gagasan untuk membuat produk obat semprot ekstrak daun sirih bernama Hezer.

ELIQUIN (Electronical Injecting Mannequin), sarana klinis untuk mendiagnosis dan penatalaksanaan kesehatan hasil inovasi mahasiswa FK UNAIR lolos PKM Dikti.

Kelima mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Airlangga berhasil mengolah kacang komak (Lablab purpureus) menjadi bubur cepat saji.