Historiografi

Prof A G Pringgodigdo (Foto: Arsip UNAIR)
Historiografi

Perjalanan Hidup Prof A G Pringgodigdo, dari Politik Menuju Pendidikan

UNAIR NEWS – Rektor pertama Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Mr Abdoel Gaffar Pringgodigdo tidak hanya menjadi sosok yang berdedikasi dalam pendidikan. Prof A G Pringgodigdo ternyata juga memiliki peran penting dalam sejarah Indonesia, mulai dari pergerakan hingga setelah kemerdekaan. Lantas, bagaimana perjalanan hidup sosok berpengaruh tersebut? Prof A G Pringgodigdo lahir di Desa Kasiman,

Presiden Ir Soekarno saat menandatangani peresmian Universitas Airlangga 1954 (Foto: Humas UNAIR)
Historiografi, Seputar Kampus

Selepas Kemerdekaan, UNAIR Berdiri Jadi Universitas Pemersatu

UNAIR NEWS – Perjalanan pendidikan Indonesia mengikuti arus dan gejolak politik yang mewarnai pemerintahan. Pada tahun 1949, berlangsung Konferensi Meja Bundar (KMB) yang menandai berakhirnya pendudukan Belanda di Indonesia. Tepatnya pada 27 Desember 1949, Belanda secara resmi menyerahkan kembali pemerintahan pada Republik Indonesia Serikat (RIS).  Penyerahan kekuasaan dari Belanda pada pemerintah Indonesia ini telah mendorong

Gedung NIAS yang kini menjadi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Foto: Humas UNAIR)
Historiografi

Cikal Bakal UNAIR, dari Sekolah Dokter Djawa Menuju NIAS

UNAIR NEWS – Berdiri di Timur Jawa Dwipa, Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi salah satu kampus tertua di Indonesia. Kampus yang menempati peringkat keempat nasional ini memiliki perjalanan sejarah yang begitu panjang. Kampus ini berdiri dan berkembang di berbagai era, mulai dari era kolonial Belanda, pendudukan Jepang, hingga era kemerdekaan. Dari Sekolah Dokter Djawa Pada pertengahan

Universitas Airlangga
Excellence with Morality
If loading takes to long, go back to home by click here .