n

Universitas Airlangga Official Website

Cegah Kenakalan Remaja dengan GOPRO

GOPRO
Tim GOPRO saat beraksi. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – GOPRO (Gerakan Progresif Pemuda Produktif) telah resmi dibuka dan sosialisasikan kepada remaja di balai RW 3 Kebangsren, Surabaya oleh Veronica Kadista Putri bersama kelompok Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM), Minggu (2/4).

GOPRO merupakan salah satu dari ratusan proposal PKM di UNAIR yang didanai oleh Dikti. Mengusung tema kenakalan remaja sebagai latar belakang masalah, GOPRO diharapkan menjadi salah satu cara untuk membendung kenakalan remaja.  Pasalnya, tidak dipungkiri bahwa kenalakan remaja menjadi momok yang sangat serius bagi perkembangan generasi muda.

“Kenakalan remaja saat ini difahami sebagai role model  tingkat eksistensi seorang remaja, bukan sebagai penyimpangan sosial.  Oleh karena itu untuk mencegahnya haruslah melalui metode yang tepat,” tutur Veronica selaku ketua kelompok.

Selain itu, Veronica juga menambahkan, ia dan tim sepakat bahwa kenakalan remaja dapat memungkinkan untuk dicegah apabila remaja memiliki kontrol diri. Asumsi tersebut yang mendasari Veronica dan tim untuk merumuskan beberapa metode yang nantinya akan menjadi acuan pelaksanaan kegiatan.

“Kegiatan itu antara lain Go-Religion, Go-Character, Go-Creative, Go-SmartNet, Go-Friendship. Dari beberapa muatan metode tersebut  dapat diimplementasikan melalui beberapa kegiatan dengan SENAR (Sosialisasi dan Seminar), BEDIL (Bedah Film), PERWIRA (Pelatihan Kewirausahaan), dan JARITAN (Belajar dan bermain di hutan Mangrove),” jelasnya.

Senada dengan Veronica, sebagai salah satu anggota, Humam mengatakan bahwa kenakalan remaja biasa terjadi ketika seorang remaja memiliki waktu luang, misal diakhir pekan.  Diwaktu tersebutlah, menurut Humam merupakan waktu para remaja mengisinya dengan hal-hal yang kurang produktif.

“Dari hal tersebut kelompok ini sepakat untuk memilih hari minggu sebagai waktu pelaksanaan kegiatan, dalam kurun waktu 3 bulan kedepan,” paparnya.

Masyarakat setempat pun merespon baik dengan adanya kegiatan tersebut. Terlihat dari antusiasme warga yang hadir dalam acara pembukaan program dan sosialisasi tersebut. Partisipan yang harusnya ditujukan kepada anak SMP, tapi karena antusiasme masyarakat setempat yang tinggi hingga banyak ibu-ibu bahkan bapak-bapak yang hadir dalam acara tersebut. Kegiatan ini juga menjadi momentum kebangkitan bagi Karang Taruna setempat setelah lama sempat berhenti.

“Diadakannya kegiatan ini, dapat menjadi momentum bangkitnya kembali Karang Taruna di RW kami, setelah lama fakum karna tidak adanya kegiatan. Harapannya melalui kegiatan-kegiatan seperti ini dapat mempererat kekompakan warga,” ujar  Yoga selaku perwakilan dari Karang Taruna.

 

Penulis: Syifa’ul Qulub (Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Airlangga)

Editor: Nuri Hermawan