Universitas Airlangga Official Website

Cegah Risiko Kesehatan pada Remaja di Jawa Timur

Masa Remaja merupakan masa penting dalam kehidupan manusia. Peran orangtua menjadi hal utama untuk mencegah perilaku berisiko Kesehatan yang dilakukan oleh remaja. Peningkatan pemahaman orangtua dalam pencegahan perilaku berisiko Kesehatan pada remaja dapat dilakukan melalui Upaya pemberdayaan. Menurut WHO terdapat 4 komponen pemberdayaan yaitu pengetahua, partisipasi, keterampilan dan lingkungan. Upaya untuk membentuk perilaku pencegahan merupakan bagian dari teori Health Promotion Model (HPM) oleh Nola J Pender. Dalam teori HPM disebutkan bahwa untuk membentuk perilaku promotif didasari oleh adanya perilaku sebelumnya, kognisi dan afek, dukungan interpersonal, dan komitmen. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model pemberdayaan orangtua dalam pencegahan perilaku berisiko Kesehatan pada remaja berbasis teori Health Promotion Model di Wilayah Jawa Timur. Desain penelitian yang digunakan adalah ekplanative survey method kepada 704 orangtua remaja di wilayah Jawa Timur melalui penyebaran kuesioner secara online. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji statistik Partial Least Square (PLS) dengan Tingkat kemaknaan T>1,96.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa factor perilaku sebelumnya yang dimiliki orangtua memiliki pengaruh yang positif kepada kognisi dan afek yang terdiri atas manfaat, hambatan, self efikasi dan afek. Kognisi dan afek yang terbentuk berpengaruh terhadap pemberdayaan orangtua.  Selanjutnya pemberdayaan orangtua berpengaruh terhadap pencegahan perilaku berisiko Kesehatan yang dilakukan oleh remaja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut didapatkan Kesimpulan bahwa perilaku pencegahan dapat dibentuk melalui proses pemberdayaan. Untuk membentuk pemberdayaan orangtua, maka pengetahuan, partisipasi, keterampilan dan lingkungan yang ada di sekitar orangtua juga harus mendukung. Semakin berdaya orangtua, maka semakin baik Tindakan pencegahan yang dilakukan oleh orangtua.

Penulis: Dr. Ilya Krisnana, S.Kep., Ns., M.Kep

Artikel ini telah terbit pada Jurnal Ners Volume 19 Nomor 2 Tahun 2024

Link https://e-journal.unair.ac.id/JNERS/article/view/54203/28716