UNAIR NEWS – Program BBK 7 Universitas Airlangga (UNAIR) melaksanakan program kerja bertajuk CEKATAN (Cetak Qris & Katalog Keren Kejawan). Kegiatan tersebut mereka lakukan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal berbasis digital. Melalui program ini, tim BBK 7 UNAIR berfokus pada edukasi penggunaan QRIS dan promosi UMKM di Kelurahan Kejawan Putih Tambak.
Program CEKATAN dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia serta masih terbatasnya literasi keuangan digital pada pelaku UMKM. Karena itu, tim BBK 7 UNAIR melakukan kegiatan edukasi secara langsung dengan mendatangi UMKM satu per satu di wilayah RW 1 RT 5 dan RT 6 Kejawan Putih Tambak.
Penggunaan QRIS
Dalam kunjungan tersebut, tim memberikan sosialisasi mengenai manfaat penggunaan QRIS. Seperti kemudahan transaksi nontunai, pencatatan keuangan yang lebih rapi, keamanan transaksi, serta peluang memperluas pasar. Selain edukasi, tim juga memberikan pendampingan praktis mengenai cara mendaftar QRIS, cara menggunakan QRIS dalam transaksi harian, serta cara membaca laporan transaksi digital.
Pendekatan door-to-door ini dipilih agar pelaku UMKM merasa lebih nyaman bertanya dan dapat langsung mempraktikkan penggunaan QRIS dalam kegiatan usahanya. “Sejak dikenalkan QRIS, transaksi jadi lebih praktis dan aman. Pembeli juga senang karena tidak perlu menyiapkan uang tunai,” ujar salah satu pelaku UMKM di Kelurahan Kejawan Putih Tambak.
UMKM Melek Digital
Program CEKATAN tidak hanya berfokus pada sistem pembayaran, tetapi juga pada promosi UMKM
lokal. Tim membantu pelaku usaha dalam pembuatan konten promosi, pengenalan strategi pemasaran
melalui media sosial, serta peningkatan branding produk. Harapannya, UMKM tidak hanya melek
digital dalam hal pembayaran, tetapi juga mampu memanfaatkan platform digital untuk memperluas
jangkauan pemasaran.
Melalui pendampingan ini, pelaku UMKM diajak untuk memahami pentingnya konsistensi dalam mengunggah konten, menjaga kualitas foto produk, serta menggunakan caption yang menarik minat pembeli. Selain itu, tim juga memberikan tips sederhana mengenai pelayanan pelanggan di platform digital, seperti cara membalas pesan dengan cepat dan sopan. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan UMKM di Kejawan Putih Tambak dapat semakin dikenal luas dan
meningkatkan omzet secara berkelanjutan.
Secara keseluruhan, pelaksanaan program CEKATAN di Kelurahan Kejawan Putih Tambak menjadi langkah nyata BBK 7 UNAIR dalam mendukung digitalisasi ekonomi, meningkatkan literasi keuangan, serta memperkuat daya saing UMKM lokal. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pelaku usaha, manfaat digitalisasi diharapkan benar-benar dirasakan secara langsung oleh warga.
Penulis: Tim BBK 7 Kejawan Putih
Editor: Yulia Rohmawati





