Universitas Airlangga Official Website

Chamomille (Matricaria Chamomilla L.) sebagai Agen Antiinflamasi untuk Mukosa Mulut

sumber: penulis
sumber: penulis

Matricaria chamomilla L., yang umumnya dikenal sebagai kamomil, merupakan herba obat yang dikenal luas karena khasiat antiinflamasi, antioksidan, dan antimikrobanya yang ampuh. Tinjauan naratif ini merangkum bukti terkini tentang potensi terapeutik kamomil dalam mengelola inflamasi mukosa mulut, dengan menekankan mekanisme farmakologis dan efikasi klinisnya. Senyawa bioaktif utama kamomil, termasuk flavonoid seperti apigenin dan minyak esensial seperti chamazulene dan α-bisabolol, memodulasi jalur inflamasi utama dengan menghambat siklooksigenase-2 (COX-2), menekan produksi sitokin proinflamasi (TNF-α, IL-1β, IL-6), dan mengatur aktivitas NF-κB. Efek-efek ini secara kolektif mengurangi stres oksidatif, inflamasi, dan kolonisasi mikroba di jaringan mulut. Uji klinis menunjukkan efikasi kamomil dalam mengurangi gejala dan mempercepat penyembuhan pada kondisi seperti mukositis oral, stomatitis aftosa rekuren, dan gingivitis. Mengingat profil keamanannya yang baik dan mekanisme multitargetnya, kamomil merupakan alternatif atau tambahan alami yang menjanjikan dalam perawatan kesehatan mulut. Penelitian klinis terstandarisasi lebih lanjut diperlukan untuk mengoptimalkan penggunaan terapetiknya.

Kondisi inflamasi pada mukosa mulut menjadi tantangan klinis yang cukup besar, karena keadaan ini mengganggu kenyamanan pasien dan mengganggu fungsi mulut. Matricaria chamomilla L., umumnya dikenal sebagai kamomil, adalah tanaman yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional karena sifat antiinflamasinya yang terbukti dan kemampuannya untuk mempercepat penyembuhan luka. Aktivitas farmakologisnya sebagian besar disebabkan oleh beragamnya kandungan bioaktifnya, terutama flavonoid dan minyak esensial, yang diketahui memengaruhi jalur inflamasi utama yang terlibat dalam kondisi mukosa mulut. Meskipun tersedia terapi konvensional dengan obat anti inflamasi, tetapi efek samping dari obat yang tidak diinginkan atau hasil terapi yang terbatas, mendorong minat peneliti terhadap alternatif terapi yang berasal dari tumbuhan seperti kamomil.

Beberapa studi klinis telah mengeksplorasi efikasi kamomil dalam kondisi mukosa mulut. Studi klinis yang sedang berkembang memberikan bukti pendukung efikasi kamomil dalam mengobati berbagai kondisi inflamasi mukosa mulut. Beberapa uji coba terkontrol acak telah mendokumentasikan efektivitas kamomil dalam mengurangi keparahan dan durasi mukositis oral yang disebabkan oleh kemoterapi atau radioterapi. Pasien yang diobati dengan obat kumur kamomil atau gel topikal mengalami lebih sedikit nyeri, lebih sedikit ulserasi, dan pemulihan mukosa yang lebih cepat dibandingkan dengan kontrol plasebo. Aksi antiinflamasi dan antioksidan yang dijelaskan di atas merupakan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap perbaikan klinis ini.

Kamomil telah terbukti secara signifikan mengurangi ukuran ulkus dan nyeri terkait pada pasien dengan ulkus aftosa minor. Sebuah uji coba yang membandingkan ekstrak kamomil dengan triamsinolon menemukan bahwa herbal tersebut memiliki efektivitas yang serupa, sebagai alternatif alami dengan efek samping yang lebih sedikit. Obat kumur dan pasta gigi yang mengandung kamomil telah menunjukkan penurunan perdarahan gingiva, akumulasi plak, dan penanda inflamasi pada orang dewasa dengan gingivitis dan periodontitis kronis. Efek ini disebabkan oleh penghambatan biofilm bakteri dan pelemahan respons inflamasi lokal. Secara keseluruhan, bukti klinis mendukung penggunaan terapeutik kamomil karena efektivitas, keamanan, dan kemudahan penggunaannya dalam perawatan kesehatan mulut. Formulasi kamomil, termasuk gel, obat kumur, dan aplikasi topikal, secara konsisten menunjukkan pengurangan gejala dan penyembuhan yang lebih baik, dibandingkan dengan plasebo atau pengobatan standar.

Matricaria Chamomilla L. ( sumber : Benković-Lačić T, Orehovec I, Mirosavljević K, Benković R, Ćavar Zeljković S, Štefelová N, Tarkowski P, Salopek-Sondi B. Effect of Drying Methods on Chemical Profile of Chamomile (Matricaria chamomilla L.) Flowers. Sustainability. 2023; 15(21):15373. https://doi.org/10.3390/su152115373 )

KEYWORDS: Anti-inflammatory, Aphthous Stomatitis, Chamomile, Inflammation, Matricaria chamomilla, Oral Mucosa, Oral Mucositis.

https://ijcsrr.org/wp-content/uploads/2025/07/69-2507-2025.pdf