UNAIR NEWS – Tim Universitas Airlangga (UNAIR) baru saja menorehkan pretasi membaggakan di kancah nasional. Mereka adalah mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKp), Aziz Firmansyah, Aulia Fikriatunnisa, Dipa Apsari dan Sri Wahyuni Sidiq Toyib Abadi. Mereka berhasil meraih juara II Entrepreneur Workshop and Business Plan Competition, gelaran Himpunan Mahasiswa Majemen Universitas Mulawarman pada Minggu (3/12/2023).
Aziz dan tim mengusung sub tema berupa jasa perawat. Dalam mencari sebuah ide bisnis, butuh inovasi yang dapat menciptakan sesuatu yang baru yang dapat dikembangkan untuk menciptakan nilai tambah. Mereka menggunakan aplikasi bernama Hinners, sebagai alat bantu berupa aplikasi perawatan luka diabetes serta memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan efisiensi dalam layanan kesehatan.
“Dengan adanya aplikasi ini, membantu penderita diabetes yang tidak perlu repot untuk mendatangi rumah sakit atau fasilitas kesehatan. Aplikasi ini memberikan layanan perawat yang bisa datang ke rumah penderita untuk memberikan perawatan langsung,” imbuhnya.
Proses Mencapai Kemenangan
Aziz mengaku struggle yang dihadapi oleh tim terletak pada kesulitan dalam pembuatan proposal, yang mana jadwal kuliah sering berontak dari masing-masing anggota. Rangkaian lomba ini dimulai dengan seleksi Business Model Canvas (BMC) dengan total 92 tim dari seluruh Indonesia. Selanjutnya, tahap kedua pembuatan proposal hingga mereka masuk dalam final dengan melawan sembilan tim didalamnya.
Aziz dan tim mempersiapkan lomba seiring berjalan dengan mata kuliah kewirausahaan, bersamaan dengan itu mereka juga terbantu karena sudah mempersiapkan ide bisnis di pertemuan awal mata kuliah kewirausahaan.
“Jangan pernah meremehkan sekecil apapun di depan kita, karena itu bisa menjadi peluang dalam berwirausaha dan berani memulai adalah yang paling utama,” tambahnya.
Mereaka tidak menyangka bisa memenangkan kompetisi yang diadakan secara online itu. Bagi Aziz, lomba ini menjadi cikal bakal untuk terus melahirkan berbagai macam karya kedepannya. Harapannya, semoga aplikasi ini mampu berkembang dan ditindaklanjuti sehingga mampu membantu banyak penderita diabetes di seluruh Indonesia.
Penulis: Mutiara Rachmi Karenina
Editor: Khefti Al Mawalia





