Universitas Airlangga Official Website

Dampak Hemin pada Tingkat Interleukin-21 dan Sel

Pembentukan antibodi pada thalassemia yang bergantung pada transfusi berhubungan dengan hemolisis kronis dan transfusi berulang. Hemolisis menghasilkan heme, yang memediasi diferensiasi sel B menjadi sel plasma dan menghasilkan antibodi yang dipengaruhi oleh interleukin-21 (IL-21).

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar IL-21, persentase sel plasma, dan antibodi sel darah merah antara aloautoantibodi thalassemia positif dan negatif sebelum dan sesudah pemberian hemin.

Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental nonequivalent control group pre-test dan post-test yang dilaksanakan pada bulan April hingga November 2021 di Rumah Sakit Akademik Soetomo di Surabaya, Indonesia. Sampel darah heparinisasi sebanyak 5 mL dan 4 mL serta sampel darah EDTA sebanyak 3 mL diambil dari peserta thalasemia alo-autoantibodi positif (29 pasien) dan negatif (28 pasien). Hemin 20 µM ditambahkan ke 5 mL darah yang diheparinisasi, diinkubasi selama 2 jam, disiapkan menjadi sel mononuklear darah tepi (PBMC), dan dikultur selama 3 hari. Persentase sel plasma (CD38+CD184+) dari PBMC yang dikultur dan tidak dikultur diukur dengan BD FACSCalibur Flow Cytometer. Kadar IL-21 plasma dan supernatan diukur dengan Sandwich Enzyme-Linked Immunosorbent Assay oleh Elabscience. Antibodi sel darah merah terdeteksi oleh Teknologi QWALYS 3 E.M. Autoantibodi ditentukan dengan metode tabung gel Grifols.

Kadar IL-21 berbeda bermakna pada kelompok thalassemia aloautoantibodi positif dan negatif setelah pemberian hemin. Persentase sel plasma pada kelompok allo-autoantibodi positif meningkat secara signifikan setelah pemberian hemin. Persentase sel plasma antar kelompok talasemia tidak berbeda nyata sebelum pemberian hemin namun meningkat signifikan setelah pemberian hemin. Antibodi sel darah merah setelah pemberian hemin berbeda nyata pada kelompok aloautoantibodi negatif namun tidak berbeda nyata pada kelompok aloautoantibodi positif.

Pemberian hemin mempengaruhi kadar IL-21, persentase sel plasma, dan pembentukan antibodi pada penderita thalassemia allo-auto antibodi positif dan negatif. 

Penulis: Betty Agustina Tambunan, I Dewa Gede Ugrasena, Aryati Aryati

Artikel ini dapat di akses di https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/36636711/