Universitas Airlangga Official Website

Dampak Multidimensional Sektor Pariwisata terhadap Kesejahteraan Masyarakat

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Sektor pariwisata telah menjadi pilar utama pembangunan ekonomi global yang berkontribusi signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Namun, perkembangan pariwisata yang pesat seringkali membawa konsekuensi kompleks, mulai dari stimulasi kesejahteraan hingga risiko degradasi lingkungan dan komodifikasi budaya jika tidak dikelola dengan bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat lokal serta mengevaluasi apakah ketergantungan pada pariwisata memiliki efek terukur terhadap kesejahteraan tersebut.

            Penelitian ini dilakukan di Desa Karang Sidemen, sebuah destinasi wisata pedesaan yang kaya akan ekspresi budaya dan pemandangan alam, dengan melibatkan 398 responden dari berbagai latar belakang demografis dan kelompok pekerjaan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis dampak multidimensi yang meliputi aspek ekonomi, sosiokultural, dan lingkungan melalui survei terstruktur. Teknik analisis data yang digunakan mencakup statistik deskriptif, korelasi Pearson, regresi linear berganda, serta independent t-test untuk membandingkan tingkat kesejahteraan antar kelompok masyarakat.

            Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak ekonomi merupakan kontributor paling besar terhadap kesejahteraan yang dirasakan masyarakat, disusul oleh aspek sosiokultural dan lingkungan. Hasil regresi mengindikasikan bahwa ketiga faktor tersebut (ekonomi, sosiokultural, dan lingkungan) memiliki pengaruh yang sama-sama signifikan ( = 0,333) terhadap kesejahteraan. Menariknya, penelitian ini menemukan bahwa tidak ada perbedaan kesejahteraan yang signifikan antara individu yang bergantung sepenuhnya pada pariwisata dengan mereka yang memiliki mata pencaharian alternatif ( = 0,506). Hal ini menunjukkan bahwa manfaat pariwisata cenderung dirasakan secara luas di komunitas tersebut.

            Temuan ini menekankan pentingnya kebijakan pengembangan pariwisata yang adil dan berkelanjutan, dengan fokus pada distribusi manfaat ekonomi yang inklusif, pelestarian budaya, dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Rekomendasi utama dari penelitian ini adalah perlunya implementasi pembangunan pariwisata yang digerakkan oleh partisipasi lokal, di mana warga berperan aktif sebagai konservator sumber daya alam dan warisan budaya, bukan sekadar menjadi penerima manfaat pasif.

Penulis: Hijrah Saputra, Sri Pantja Madyawati, Suparto Wijoyo, Ni Luh Ayu Megasari

Detail penelitian bisa diakses di: https://scholar.unair.ac.id/en/publications/comprehensive-analysis-of-economic-sociocultural-and-environmenta/

Artikel selengkapnya dapat diakses di: https://journal.privietlab.org/index.php/CCDJ