Universitas Airlangga Official Website

Dari Unggahan ke Surat Suara: Kekuatan Media Sosial dalam Strategi Kampanye Pemilu

Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)
Ilustrasi AIP (Foto: UNAIR NEWS)

Media sosial kini bukan sekadar ruang berbagi informasi dan hiburan. Platform seperti Instagram, X, Facebook, dan TikTok telah menjadi senjata utama dalam strategi pemasaran politik dan kampanye pemilu. Dari unggahan singkat hingga video viral, media sosial terbukti mampu memengaruhi preferensi dan pilihan pemilih.

Pakar komunikasi politik menilai bahwa media sosial memungkinkan kandidat dan partai politik menjangkau pemilih secara lebih personal dan masif. Pesan politik dapat disesuaikan dengan kelompok sasaran tertentu, mulai dari pemilih muda hingga masyarakat di daerah terpencil, hanya melalui gawai di tangan mereka. Media sosial mengubah cara kandidat membangun citra dan berinteraksi dengan pemilih. Komunikasi tidak lagi satu arah, melainkan dialog yang berlangsung secara real time.

Selain memperluas jangkauan, media sosial juga berperan dalam membentuk opini publik. Konten kampanye yang kreatif, emosional, dan relevan sering kali lebih mudah menarik perhatian dibandingkan kampanye konvensional. Namun, di sisi lain, penyebaran informasi yang cepat juga membawa tantangan, seperti hoaks, disinformasi, dan polarisasi politik. Penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan kampanye digital tidak hanya bergantung pada frekuensi unggahan, tetapi juga pada keaslian pesan dan keterlibatan audiens. Kandidat yang aktif merespons komentar dan isu publik dinilai lebih dipercaya oleh pemilih.

Meski demikian, para ahli menekankan pentingnya etika dan regulasi dalam pemanfaatan media sosial untuk kepentingan elektoral. Transparansi, akurasi informasi, serta literasi digital masyarakat menjadi kunci agar media sosial dapat memperkuat demokrasi, bukan justru merusaknya. Dengan peran yang semakin dominan, media sosial diperkirakan akan terus menjadi penentu penting dalam dinamika pemilu di masa depan, yakni menghubungkan unggahan digital dengan pilihan nyata di bilik suara

Penulis: Faizatul Hiqmah, Tanti Handriana, & Masmira Kurniawati

Informasi detail dari riset ini dapat dilihat pada tulisan kami di:

https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/15377857.2025.2528660