Universitas Airlangga Official Website

Di Tengah Lantunan Sholawat, UNAIR Teguhkan Spirit Keimanan dan Komitmen Perluas Akses Pendidikan

Habib syech bin Abdul Qodir Assegaf saat memimpin lantunan sholawat dalam UNAIR Bersholawat (Foto: Humas UNAIR)

UNAIR NEWS – Masih dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-71, Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar UNAIR Bersholawat yang menghadirkan Habib syech bin Abdul Qodir Assegaf. Acara itu terselenggara pada Kamis (27/11/2025) di Halaman Depan Kantor Manajemen Kampus MERR-C UNAIR. Hadir para alumni, jajaran pimpinan UNAIR, civitas academica hingga masyarakat umum.

Pada momen tersebut, Guru Besar UNAIR sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, Prof Dr Suparto Wijoyo SH MHum juga menyampaikan berbagai capaian UNAIR di tingkat nasional maupun Asia. Salah satunya adalah peringkat ke-9 di dunia dalam capaian SDGs, termasuk pada upaya pengentasan kemiskinan. “Jadi, tidak boleh ada orang miskin kuliah di UNAIR kemudian dikeluarkan hanya karena tidak mampu membayar UKT,” tegasnya.

Prof Suparto juga menambahkan bahwa UNAIR menyediakan jalur masuk melalui Golden Ticket. Golden Ticket ini akan memfasilitasi pendaftar UNAIR yang berprestasi di bidang akademik, keagamaan maupun organisasi. Melalui jalur tanpa tes ini, UNAIR memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi. 

Guru Besar UNAIR sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, Prof Dr Suparto Wijoyo SH MHum juga menyampaikan berbagai capaian UNAIR dalam UNAIR Bersholawat (Foto: Humas UNAIR)

Lebih lanjut, Prof Suparto mengingatkan pentingnya selalu bersandar pada Allah, dalam kondisi apa pun. “Karena sehebat apa pun, secerdas apa pun, dan sesibuk apa pun kita, tetap harus bersandar kepada Allah. Maka dalam peringatan Dies Natalis UNAIR dan ulang tahun ke-53 IKA UNAIR ini, melalui UNAIR Bersholawat, kita berharap semua semakin kuat dalam bersandar kepada Allah,” tuturnya. 

Sementara itu, Habib Syech yang memimpin lantunan sholawat, mengajak seluruh hadirin untuk memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. “Semuanya dapat hadir di tempat ini pasti karena kecintaan kepada Nabi Muhammad dan datang ke sini juga karena kecintaan pula kepada universitas tercinta, Universitas Airlangga,” ujarnya. 

Selain memimpin sholawat, Habib Syech berpesan kepada para alumni UNAIR agar menjadi insan hebat yang terus mengamalkan ilmunya ke seluruh penjuru dunia. Ia turut mengajak para pemuda untuk tetap bersemangat menuntut ilmu demi kemajuan agama, bangsa, serta meraih kesuksesan dunia dan akhirat.

Habib Syech juga mendoakan mahasiswa UNAIR agar mendapatkan kemudahan dalam proses belajar menghafal, memahami, dan mengamalkan ilmu. Sehingga kelak dapat memberi manfaat bagi orang tua, masyarakat, bangsa, dan agama. “Jadikan UNAIR sebagai tempat untuk menuntut ilmu hingga menuju surganya Allah. Karena menuntut ilmu itu wajib, dan orang yang berilmu derajatnya diangkat oleh allah,” ungkapnya. 

Dalam lantunan syair Abu Nawas, Habib Syech menjelaskan bahwa sholawat tersebut mengajarkan manusia untuk merayu di hadapan allah SWT. Dengan itu, ia mendoakan segala hajat UNAIR dan hadirin agar dimudahkan dan terkabul oleh Allah. 

Penulis: Adinda Octavia Setiowati

Editor: Yulia Rohmawati