UNAIR NEWS – Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali meneguhkan komitmennya dalam membangun semangat kewirausahaan mahasiswa melalui kegiatan Airlangga Young Entrepreneur (AYE) 2026 Midpreneur dengan bertema Menantang Dunia dengan Usaha. Kegiatan tersebut berlangsung pada Kamis (12/2/2026) di Auditorium Ternate, Aseec Tower, Kampus Dharmawangsa B, UNAIR.
Membangun Spirit Job Creator, Bukan Job Seeker
Dalam sambutannya, Direktur Kemahasiswaan UNAIR Dr Eko Supeno Drs MSi, menekankan bahwa kehadiran mahasiswa dalam forum kewirausahaan bukanlah tanpa alasan. “Tidak ada tindakan tanpa motif. Anda datang ke sini pasti punya motif. Mari kita niatkan ini sebagai bagian dari ibadah, bagian dari ikhtiar kita menjadi orang yang punya nilai dan berdampak,” ujarnya.
Dr. Eko menyampaikan bahwa program AYE merupakan salah satu langkah strategis Direktorat Kemahasiswaan untuk membangun spirit entrepreneurship di kalangan mahasiswa. Ia menyoroti fenomena tingginya jumlah pencari kerja muda yang memadati lowongan pekerjaan. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa menjadi job seeker bukan satu-satunya pilihan.
“Kita berharap sebagian kecil, kalau bisa sebagian besar lulusan kita, adalah mereka yang mampu menciptakan pekerjaan,” tegasnya.
Mengusung tema Menantang Dunia dengan Usaha, Dr Eko menegaskan bahwa tidak ada yang mustahil dalam dunia bisnis. Ia mengutip pernyataan Bill Gates bahwa lahir dalam kemiskinan bukanlah kesalahan, tetapi meninggal dalam keadaan miskin adalah kesalahan. Pesan itu, menurutnya, menjadi refleksi bahwa setiap individu memiliki peluang yang sama untuk berkembang.
Kenalkan Dunia pada Potensi Kita
Dalam sambutannya, Dr Eko juga menggambarkan potensi besar bangsa Indonesia jika semangat gotong royong diarahkan untuk mendukung wirausaha muda. Ia mencontohkan secara sederhana bagaimana kontribusi kecil dari masyarakat dapat melahirkan ribuan usaha muda tanpa utang. Baginya, persoalan utama bukan pada kemampuan, melainkan pada kemauan dan keberanian untuk memulai.
Ia membagikan berbagai kisah tokoh dunia dan nasional yang sukses berwirausaha meski berasal dari latar belakang sederhana dan penuh keterbatasan. Pesan yang ingin ia tekankan adalah bahwa kegagalan maupun kondisi ekonomi bukan penghalang untuk sukses.
“Jika seseorang merasa tidak pernah melakukan kesalahan, berarti ia tidak pernah mencoba hal baru,” tuturnya.
Menariknya, Dr. Eko juga membagikan pengalaman pribadinya sebagai dosen yang tetap aktif berwirausaha sejak muda. Baginya, usaha merupakan investasi jangka panjang yang harus diperkenalkan ke dunia.
“Kenalkan pada dunia ada anda, Jangan sampai dunia tidak tahu siapa anda,” pesannya, mengajak mahasiswa memperluas jejaring dan berani tampil di dunia perkuliahan.
Melalui AYE 2026 Midpreneur yang turut menghadirkan Erik Marsudi Utomo, Owner Ayam Bakar Pak D, serta Nabilah Nur Azizah SM, Founder & CEO Nunananu sebagai pemateri, DrEko berharap mahasiswa UNAIR semakin berani menantang dunia dengan usaha dan mengambil peran sebagai pencipta lapangan kerja.
“Kita lahir mungkin dalam keadaan sederhana, tetapi jangan sampai kita menyerah pada keadaan. Dunia harus tahu bahwa kita ada dan kita mampu,” pungkasnya.
Penulis: Tsabita Nuha Zahidah
Editor: Khefti Al Mawalia





