Universitas Airlangga Official Website

Dosen Vokasi UNAIR Bagikan Tips Terlihat Fresh Selama Berpuasa

Dosen Vokasi UNAIR Bagikan Tips Terlihat Fresh Selama Berpuasa
Ilustrasi makanan bergizi. (Foto: Shutterstock)

UNAIR NEWSFakultas Vokasi (FV) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali menggelar podcast Ngobrol Asyik (Ngobras) edisi Ramadan bertajuk Tips Tetap Cantik Selama Berpuasa. Talkshow ini mengundang Umi Farichah Bascha SE MM dosen Prodi Sarjana Terapan Manajemen Perhotelan. Acara berlangsung melalui siaran langsung channel YouTube vokasiunair tv pada Senin (10/3/2023).

Olahraga Ringan

Dalam siaran tersebut, Umi membagikan beberapa tips menjaga penampilan agar tetap terlihat fresh meskipun menjalani aktivitas seharian penuh di bulan Ramadan. Salah satu caranya adalah dengan melakukan olahraga ringan di pagi hari atau menjelang berbuka. Menurutnya, melaksanakan olahraga di pagi hari dapat membantu boost energi sekaligus memberikan afirmasi positif untuk beraktivitas seharian.

“Saya usahakan setiap pagi melakukan olahraga ringan sebentar, seperti jogging di pagi hari saat cuaca masih sejuk atau sekedar mengangkat beban dengan bobot yang ringan. Hal tersebut dapat nge-boost energi serta memberikan afirmasi positif terhadap kita,” ujarnya.

Selain di pagi hari, melakukan olahraga ringan juga bisa di sore hari menjelang berbuka puasa. Sebab, di waktu tersebut tubuh manusia lebih berenergi.

“Kita juga bisa mencoba olahraga ringan seperti jalan santai sekitar 15 menit di sekitar rumah saat menjelang berbuka puasa. Karena biasanya, kita menjadi lebih berenergi di detik-detik berbuka puasa,” imbuhnya.

Menjaga Pola Makan

Selain berolahraga, menjaga pola makan juga merupakan hal yang perlu dilakukan selama berkegiatan di bulan Ramadan. Salah satu cara mengontrol pola makan adalah mengurangi konsumsi minuman manis dan makanan berminyak.

“Mengurangi makanan berminyak seperti gorengan dapat mencegah haus lebih cepat. Hal ini didasari oleh pengalaman saya ketika mengkonsumsi gorengan di waktu sahur, kemudian dua hingga empat jam kemudian saya merasakan haus. Jadi saya menganjurkan mengkonsumsi gorengan di waktu berbuka puasa saja dan jangan terlalu banyak,” papar dosen Manajemen Perhotelan itu.

Nah, begitu pulauntuk takjil atau minuman yang manis-manis, saya sarankan disimpan saja porsinya untuk waktu berbuka dan perbanyak mengkonsumsi air putih saat sahur,” imbuhnya.

Berpuasa untuk Anak Kos

Umi Juga menganjurkan anak kos agar mengkonsumsi banyak makanan berserat untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Mengingat, mayoritas anak kos berbuka dengan menu makanan yang kurang sehat.

“Biasanya kita seringkali menjumpai anak kos berbuka dengan variasi menu seputar penyetan atau ayam geprek yang dimana sambalnya biasanya sering bikin perut panas. Maka dari itu, kita bisa menyelingidengan konsumsi sayuran untuk menambahkan kandungan serat dalam tubuh kita,” ujarnya.

Fakultas Vokasi UNAIR menggelar podcast Ngobrol Asyik edisi Ramadan bertajuk Tips Tetap Cantik Selama Berpuasa mengundang Umi Farichah Bascha SE MM dosen Prodi Sarjana Terapan Manajemen Perhotelan.

Ia juga menyampaikan bahwa kandungan serat tidak hanya bisa didapatkan dari sayuran saja, namun bisa dari buah-buahan. Ia juga menganjurkan anak kos untuk mengkonsumsi makanan berserat saat sahur dan berbuka.

“Setidaknya setiap sahur mengkonsumsi buah yang banyak agar kita dapat terlihat lebih fresh seharian. Jika ingin mengkonsumsi waktu berbuka, kita mengkonsumsi secukupnya saja. Karena jika terlalu banyak akan mengganggu proses tidur,” ucapnya.

Manfaat Puasa untuk Tubuh

Mengutip dari artikel Kementerian Kesehatan (KEMENKES) Republik Indonesia (RI), Umi menuturkan bahwa puasa memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Di antaranya mengontrol kadar gula dalam tubuh, mengurangi risiko peradangan, dan proses diet yang sehat.

“Kita biasanya makan sebanyak tiga kali sehari dan mengakibatkan kadar gula tidak terkontrol. Dengan berpuasa kita dapat mengerem konsumsi gula harian. Asalkan, waktu buka puasa tidak kalap,” ujarnya.

“Selain itu puasa juga dapat mengurangi risiko peradangan dan melawan bakteri buruk yang dapat mengakibatkan infeksi, serta membantu kita untuk menurunkan berat badan dengan mengatur porsi makan sahur dan berbuka secukupnya,” tutupnya. (*)

Penulis: Aidatul Fitriyah

Editor: Binti Q. Masruroh